Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian cerah, 17.8 ° C

Fans Pertanyakan Susunan Tim Terbaik Liga Inggris Musim Ini Versi PFA

Tim Pikiran Rakyat
null
null

LONDON, (PR).- Pertarungan mendebarkan antara Manchester City dan Liverpool untuk merebut gelar jawara Liga Premier Inggris secara mengejutkan telah menyebabkan kedua tim mendominasi dalam starting line up versi Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) Terbaik Tahun 2019.

Dilansir dari Mirror.co.uk pada Jumat 26 April 2019, pemain depan tim nasional Inggris Raheem Sterling termasuk di antara enam wakil City, sementara rekan senegaranya yaitu Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson termasuk dua dari empat wakil dari Liverpool.

Machester United juga meirimkan satu-satunya wakil mereka pada staring line up terbaik. Gelandang mereka yaitu Paul Pogba adalah satu-satunya pemain Setan Merah yang dipilih oleh rekan-rekan sesama pemain untuk mewakili Manchester United dalam starting line up terbaik.

Starting line up yang dirilis telah menetapkan rekor baru untuk jumlah klub paling sedikit yang ditampilkan, mengalahkan jumlah klub pada musim 2003/2004.

Sergio Aguero, stiker tajam milik Manchester City yang menjadi andalan Pep Guardiola dalam mempertahankan gelar mereka sekali lagi memimpin lini serang dengan penuh percaya diri. Aguero telah menyingkirkan striker milik Tottenham Hotspur yaitu Harry Kane, yang absen dari starting line up terbaik untuk pertama kalinya dalam lima musim.

Pemain berkebangsaan Argentina yang saat ini menjadi top skor di liga bersama Mohamed Salah dari Liverpool dan striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang dengan 19 gol musim ini, adalah satu-satunya pemain yang mempertahankan posisinya di tim PFA dari musim sebelumnya.

Inilah starting line up terbaik yang telah dirilis:

Kiper: Ederson (Manchester City), Belakang: Trent Alexander-Arnold (Liverpool), Virgil Van Dijk (Liverpool), Aymeric Laporte (Manchester City), Andy Robertson (Liverpool), Tengah: Paul Pogba (Manchester United), Bernardo Silva (Manchester City), Fernandinho (Manchester City), Depan: Sergio Aguero (Manchester City), Raheem Sterling (Manchester City), Sadio Mane (Liverpool).

Namun di balik dirilisnya starling line up terbaik itu, muncul beberapa tanggapan dan  pertanyaan besar dari para fans.

1. Kenapa harus Pogba?

Mengherankan bukan? Setelah memenangi gelar Piala Dunia di 2018 lalu, pemain Prancis itu mengalami musim yang buruk yang sempat membuat para fans Manchester United sendiri merasa geram ketika melihat permainannya di lapangan.Pogba sendiri hingga kini masih belum menemukan konsistensi permainannya yang sang sangat diharapkan oleh para fans seperti ketika ia berseragam Juventus beberapa musim lalu.

2. Ederson atau Alisson?

Alisson merupakan kiper andalan nomor satu di Tim Nasional Brasil dan Liverpool, tetapi dalam tim ini penghargaan jatuh ke kiper Manchester City yaitu Ederson Moraes yang notabene merupakan kiper kedua Tim Nasional Brasil.

Alisson telah menjadi yang terbaik bagi Liverpool dan telah menjadi salah satu faktor penentu dalam kesuksesan mereka, tetapi penggemar City akan dengan tepat menunjuk Ederson sebagai kiper terbaik sebagai alasan utama mengapa ia menjadi favorit gelar.

3. Tidak ada Son Heung Min?

Fakta menunjukkan bahwa tim ini hampir merupakan monopoli City-Liverpool yang sangat kejam pada Tottenham, yang memaksa City dan Liverpool berada jauh dalam perburuan gelar sebelum goyah menjelang akhir.

Salah satu faktor kunci Tottenham di balik itu adalah Son Heung-min, yang telah mencatatkan 20 gol di semua kompetisi musim ini dan mencetak tiga gol dalam dua leg perempat final Liga Champions yang memaksa Manchester City menyerah dari Tottenham Hotspur.

4. Tidak ada Eden Hazard juga?

Banyak pendukung Chelsea telah kecewa dengan ketidakhadiran Eden Hazard dari tim. Hal itu menyamai kegagalan Hazard yang juga gagal mewakili Chelsea dalam tim pada musim lalu. Ini bisa menjadi kesempatan terakhir juga bagi Hazard, sebab dirinya diisukan akan meninggalkan Chelsea pada akhir musim.

5.  Sadio Mane lebih baik dari Mohamed Salah?

Mohamed Salah telah mengemas 19 gol di Liga Premier musim ini dibandingkan dengan 18 gol  yang dikemas oleh Sadio Mane, tetapi justru Mane yang masuk ke tim dan bukan Salah.

Musim pertama bintang Mesir dalam sepak bola Inggris membuatnya memenangkan PFA Player of the Year musim lalu. Mungkinkah Salah tidak masuk dalam tim karena ia bermain terlalu baik musim ini? (JT-Arya Baginda)***

Bagikan: