Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Sedikit awan, 22.2 ° C

Pemecahan Rekor Asia Jadi Target Lifter Jabar

Arif Budi Kristanto
null
null

BANDUNG, (PR).- Atlet angkat berat Indonesia asal Jawa Barat (Jabar) Muhammad Yusuf menargetkan raihan medali emas pada kejuaraan Asian Equipped Powerlifting Championship 2019 di yang digelar di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, 20-26 April 2019. Turun di kelas 83 kg, Yusuf optimistis akan mampu meraih prestasi terbaik pada kejuaraan bergengsi tersebut.

"Persiapan sudah dilakukan. Semoga tidak ada kendala untuk mewujudkan target meraih medali emas," ujar Yusuf, Senin 22 April 2019.

M. Yusuf sudah berada di Hong Kong bersama kontingen angkat berat Indonesia. Dia akan tampil pada Selasa 23 April 2019. Selain menargetkan merebut medali emas, Yusuf juga berambisi untuk memecahkan rekor asia dan dunia.

“Target memecahkan rekor kemungkinan untuk angkatan deadlift. Untuk angkatan yang lain cukup berat,” ujar Yusuf.

Lifter peraih medali emas PON XIX 2016 itu mengatakan, rekor Asia angkatan deadlift masih dipegang olehnya dengan angkatan 350 kilogram. “Untuk angkatan dealift, rekor dunia dipegang oleh atlet Kazakstan dengan angkatan 342,5 kilogram," tuturnya.

Pada kejuaraan nanti, Yusuf menargetkan untuk bisa mencapai angkatan 350 kilogram. Dia optimistis target tersebut dapat tercapai. "Insya Allah bisa, jika tidak ada kendala sakit atau kendala lainnya,” ucap Yusuf.

Untuk angkatan squat, dia menargetkan  angkatan beban 320 kilogram, sementara  bench press 200 kilogram, dan deadlift 350 kg

“Persiapan untuk menghadapi pertandingan ini sudah sekitar 3 bulan, mudah-mudahan target bisa tercapai dan saat berlaga dalam kondisi yang prima,” ujar Yusuf.

Muhammad Yusuf adalah salah satu di antara tiga atlet angkat berat andalan Jawa Barat yang  mewakili Indonesia pada Kejuaraan Asia Equipped Powerlifting Championship 2019. Dua atlet Jabar lainnya adalah Imam Syahrudin dan Asep Nurdin. 

M. Yusuf turun pada kelas 83 kilogram, Imam Syahrudin kelas 105 kilogram, dan Asep Nurdin kelas +120 kilogam. 

Ketiganya diproyeksikan bisa merebut medali emas pada kejuaraan bergengsi itu yang diikuti 24 negara itu.

Tim Indonesia bentukan Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) akan berkompetisi dengan kekuatan 8 lifter pada kejuaraan yang mempertandingkan 45 kelas tersebut. Selain tiga lifter asal Jabar, ada pula tiga lifter asal Lampung dan masing-masing seorang lifter putri asal Kalimantan Barat dan Riau. 

Tiga lifter Lampung yang memperkuat Indonesia pada kejuaraan itu adalah Muji setiono (kelas 59 kg), Viki Arianto( 66 kg), dan Doni Melyanto (74 kg). Sementara itu untuk puti ada lifter asal Riau Mulya Anggraini (72 kg) dan lifter asal Kalbar Lilis Suryaningsih (52).***

Bagikan: