Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 28.6 ° C

Pelatih Baru Timnas Basket Mulai Persiapkan Pemain untuk SEA Games 2019

Wina Setyawatie
PEMAIN Indonesia, Johnson (kiri) menguasai bola dibayangi pemain Jepang, Schafer pada pertandingan Bola Basket Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat 31 Agustus 2018. Pada Asian games 2018, tim basket putra Indonesia akhirnya harus puas hanya finis di peringkat 8 Asian Games 2018.*/DOK PR
PEMAIN Indonesia, Johnson (kiri) menguasai bola dibayangi pemain Jepang, Schafer pada pertandingan Bola Basket Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat 31 Agustus 2018. Pada Asian games 2018, tim basket putra Indonesia akhirnya harus puas hanya finis di peringkat 8 Asian Games 2018.*/DOK PR

JAKARTA, (PR).- Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) mengumumkan pelatih dan skuad baru timnas bola basket yang akan dipersiapkan untuk SEA Games 2019. Wahyu Widayat Jati dan Ali Budimansyah ditunjuk secara resmi menjadi pelatih basket 5X5 dan 3X3. 

Wahyu resmi menggantikan Fictor Roring yang mengundurkan diri dan memilih fokus menangani Tim IBL Pelita Jaya. Sementara, Ali menggantikan posisi Fandi Andika Ramadhani yang menjadi pelatih 3X3 putra Asian Games 2018.

Surat Keputusan (SK) kedua pelatih itu turun dengan selisih waktu sepekan. SK Wahyu turun pada 12 April 2019 lalu, sementara Ali pada Jumat, 19 April 2019.

Dibandingkan basket lapangan (5X5) yang baru akan memulai pemusatan latihan (pelatnas) pada Juni mendatang, 3X3 akan melangsungkan seleksi nasional untuk persiapan menuju Turnamen FIBA Asia 3X3 di Changsa, Tiongkok, 23-27 Mei 2019. Turnamen ini juga akan jadi salah satu penilaian penting kepada para pemain yang dipanggil untuk menjalani seleksi. 

Ada enam pemain 3X3 yang dipanggil, yakni Rizky Effendi (Stapac Jakarta), Kevin Yonas Argadiba Sitorus (Satria Muda Pertamina Jakarta), M. Reza F. Guntara (Prawira Bandung), Danny Ray (Prawira Bandung), Yerikho Christphor Tuasela (Pacific Caesar Surabaya), dan M. Irman (NSH Jakarta). Mereka adalan nama-nama baru di skuad 3X3. 

"Selain itu juga akan ada dua pemain lagi yang akan dipanggil sebagai sparring partner untuk sesi latihan, yakni Kevin Moses (Bogor Siliwangi) dan Reggie William Mononimbar (Pelita Jaya Basketball Jakarta)," kata Ali. 

Akan ada beberapa seleksi dan promosi-degradasi

Sementara itu, di basket 5X5, Wahyu akan menggelar beberapa kali seleksi sebelum menentukan skuad intinya pada Oktober 2019 atau satu bulan sebelum pelaksanaan SEA Games, 30 November - 11 Desember 2019 di Filipina. Seleksi pertama akan dimulai pada 10 Juni 2019. 

Jawa Barat menjadi penyumbang pemain terbanyak dengan empat pemain. Pemain yang dipanggil adalah tim profesional yang berlaga di Indonesia Basketball League (IBL). 

"Untuk tahap satu ada 15 nama pemain yang dipanggil. Dominasinya muka-muka baru, seperti M. Rizal Falconi (Kalimantan Barat), Hardian Wicaksono (DKI), Indra Muhammad (Jawa Barat), Mei Joni (Banten), dan M. Feza Fahdani Guntara (Jawa Barat). Namun, ada juga beberapa muka lama skuad Asian Games lalu, seperti Arki Dikania Wisnu (DKI), Adhi Pratama Prasetyo Putra (DKI) dan Hardianus Lakudu (Kalimantan Timur)," kata pelatih yang akrab dipanggil Cacing ini. 

Pemain lainnya adalah, Juan Laurent Kokodiputra (Jawa Barat), Yanuar Priasmoro (Jawa Timur), M. Arighi (Kalimantan Selatan), Kaleb Ramot Gemilang (Jawa Barat), Kelvin Sanjaya (Riau), Arif Hidayat (Jawa Timur), dan Widyanta Putra Tedja (Jawa Timur). 

Menurut Wahyu, setelah pelatnas berjalan, tiap bulannya akan ada perubahan skuad Timnas. Setelah dimulainya seleksi tahap pertama, akan ada promosi-degradasi yang akan berjalan. 

"Ya pasti akan ada sistem promosi-degradasinya. Mungkin saja tiap bulan ganti pemain atau per tiga bulan, liat situasional. Akan ada lebih banyak pemain lagi yang akan dipanggil," tuturnya.***

Bagikan: