Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Langit umumnya cerah, 16.7 ° C

Kunjungi Indonesia, FIFA Akan Berdialog dengan PSSI

Wina Setyawatie
Presiden FIFA Giani Infantino.*/REUTERS
Presiden FIFA Giani Infantino.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Pemerintah Indonesia akhirnya menerima surat jawaban permintaan untuk melakukan dialog dengan FIFA terkait dengan situasi Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) yang dinilai saat ini sedang dalam kesulitan. Hal itu terkait dengan pergantian kepemimpinan PSSI.

Surat permohonan itu, dikirimkan oleh Sekretaris Menteri (Sesmen) Gatot S. Dewabroto kepada Kepala Layanan Tata Kelola Asosiasi Anggota FIFA Lucia Nicola yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Fatma Samba Diouf Samoura pada 5 April lalu lewat surat elektronik. Dalam isi surat tersebut, Gatot menyampaikan bahwa pihaknya telah diberitahukan bila Presiden FIFA Giani Infantino pada 30 Januari lalu telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI Joko Widodo.

"Setelah melihat isi surat tersebut, kami dengan senang hati ingin tahu apakah FIFA bermaksud untuk mengirimkan delegasi untuk berdialog dengan Pemerintah Indonesia terkait kondisi PSSI yang saat ini sedang dalam kesulitan," ujar Gatot dalam surat tersebut.

Kemudian, FIFA memberikan respon cepat atas surat yang dikirimkan oleh Gatot tersebut. Pada tanggal yang sama, 5 April 2019, mereka langsung memberikan jawaban dengan menuliskan bahwa pihaknya mengkonfirmasi bahwa delegasi mereka (FIFA) beserta AFC akan datang ke Jakarta pada 10 dan 11 April 2019. Kedatangan tersebut dalam rangka untuk membantu/mendampingi penyelesaian sejumlah masalah yang saat ini terjadi.

"Kami meminta agar anda bisa berkomunikasi langsung dengan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destiara terkait dengan program kunjungan delegasi ini. Kami menunggu konfirmasi dari anda jika memang ada suatu pertemuan (dengan Menpora) perlu diadakan," ujar Gatot dalam surat tersebut.

Menurut dia, di balik hal tersebut, tentu surat balasan FIFA tersebut jadi kabar baik bagi insan sepakbola Indonesia. Hingga mereka (FIFA), ujar Gatot bisa mengetahui secara langsung kondisi PSSI saat ini.

KANTOR pusat FIFA di Zurich, Swiss.*/REUTERS

Sekjen PSSI, Ratu Tisha tidak bisa dikonfirmasi terkait dengan kedatangan delegasi FIFA dan AFC tersebut. Dia tidak mengangkap telepon selulernya saat awak media menghubungi, Selasa, 9 April 2019.

Namun, pihak PSSI lewat Komite Eksekutif Gusti Randa yang ditugasi sebagai Pelaksana Harian Ketua Umum PSSI menjawabnya. Dia mengaku (PSSI) sudah menerima surat tersebut.

Namun, dia menolak menjelaskan lebih lanjut terkait agenda yang akan dibicarakan dalam pertemuan dua hari tersebut. "Sudah. Surat tembusan sudah kami terima dari FIFA," ucapnya singkat tanpa menjelaskan lebih detail lagi. 

Sebelumnya Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto memang menuturkan akan melakukan audiensi dengan FIFA dan AFC untuk meminta asistensi terkait dengan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk pemilihan Ketua Umum PSSI baru selepas ditinggal Edy Rahmayadi yang mundur dan Joko Driyono sebagai Plt Ketua Umum yang kini sedang tersangkut kasus hukum.

Setelah pertemuan tersebut, PSSI memastikan akan langsung menentukan tanggal dan jadwal KLB. 

"Pertemuan itu bukan hanya akan melakukan pemberitahuan dan konsultasi soal KLB, tapi PSSI juga akan bicara development. Karena PSSI adalah salah satu federasi pencontohan yang dipercaya mereka untuk menjalankan FIFA Forward. Makanya kami ingin memastikan bahwa football development untuk pemain, wasit, dan pelatih melalui program FIFA Forward ini akan tetap berjalan," tuturnya.***

Bagikan: