Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Sebagian berawan, 20.9 ° C

Delapan Tim Akan Berjuang dalam Laga Hidup Mati di Piala Presiden 2019

Wina Setyawatie
PESEPAKBOLA Persebaya Surabaya Amido Balde (kanan) berusaha mengecoh pesepakbola Tira Persikabo Vava Maric Yagalo (kiri) saat pertandingan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 12 Maret 2019.*/ANTARA
PESEPAKBOLA Persebaya Surabaya Amido Balde (kanan) berusaha mengecoh pesepakbola Tira Persikabo Vava Maric Yagalo (kiri) saat pertandingan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 12 Maret 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Undian babak perempat final Piala Presiden 2019, Selasa, 19 Maret 2019 telah digelar. Dari delapan tim yang akan melakoni babak hidup mati di babak ini, empat tim yang menjadi juara grup di babak kualifikasi akan menjadi tuan rumah.

Mereka yakni Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan Bhayangkara FC. Ketiga tim sudah menentukan kandangnya, kecuali Persija Jakarta yang masih bingung, mengingat Stadion Patriot rencananya akan digunakan sebagai kandang Bhayangkara.

Adapun babak "8 Besar" akan berlangsung pada 29-31 Maret 2019. Babak ini akan dimainkan dengan format "single match".

Berdasarkan hasil undian, Persebaya akan menghadapi PS Tira-Persikabo di Stadion Bung Tomo. Pertemuan mereka merupakan laga ulangan fase Grup A yang ketika itu berakhir dengan skor imbang 0-0.

Persebaya berambisi untuk merebut gelar Piala Presiden pertamanya. Mereka bahkan menantikan untuk bertemu dengan sang juara bertahan, Persija di partai puncak.

Kemudian ada Persela yang akan menghadapi tim favorit musim ini, Madura United. Laga ini akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan.

Sang juara bertahan, Persija akan menghadapi tim promosi Liga 1, Kalteng Putra yang merupakan Kuda Hitam di kompetisi musim ini. Terakhir ada Bhayangkara yang akan ditantang oleh Arema FC.

"Waktu pertandingan akan menyusul kemudian setelah pertemuan Manajer Meeting," kata Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2019 Ratu Tisha Destria dalam jumpa pers di Ruang Press Conference Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019.

Dia memastikan babak perempatfinal ini menyuguhkan partai panas dan seru lainnya seperti di fase grup, terlebih ada derby Jawa Timur di dalamnya. Dia bahkan mengaku optimis bisa menyedot penonton lebih banyak lagi.

"Di fase grup, penonton terbanyak adalah laga PSS Sleman melawan Persija, dengan jumlah hingga 200 ribu lebih. Di babak ini diperkirakan akan lebih banyak lagi," tuturnya.

Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait memastikan akan mengawasi langsung pelaksanaan babak perempatfinal ini. Dirinya ingin tetap memastikan bahwa turnamen pra-musim ini harus berjalan dengan bersih. 

"Sebagai SC saya akan awasi OC. Meski saya ditunjuk oleh PSSI, tapi ini konteksnya Piala Presiden. Pesan Pak Presiden habisi mafia-mafia, dan industri olahraga, khususnya sepakbola harus sehat," ujarnya.

Maruarar juga menyampaikan permohonan maaf dari Presiden Joko Widodo yang hingga saat ini belum bisa hadir. Namun, menurut dia, Presiden berpesan bahwa dia akan hadir di babak "8 Besar" nanti.

"Presiden juga berpesan untuk tetap menetapkan fair play, transparan, dan memberikan hiburan yang berkualitas untuk masyarakat Indonesia," ujarnya.***

Bagikan: