Pikiran Rakyat
USD Jual 14.603,00 Beli 14.303,00 | Sebagian cerah, 29.2 ° C

Robin Hud Kembali Pimpin Judo Jabar

Arif Budi Kristanto
ROBIN Hud Mc Jhon kembali memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Barat.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
ROBIN Hud Mc Jhon kembali memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Barat.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Robin Hud Mc Jhon kembali memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Barat. Robin terpilih secara akalamasi sebagai Ketua Umum PJSI Jabar masa bakti 2019-2023 pada Musyawarah Olah Raga tingkat Provinsi (Musorprov) PJSI Jabar 2019 di Hotel Grand Sovia, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Sabtu 16 Maret 2019 malam.

Pelaksanaan Musorprov PJSI Jabar tahun 2019 diikuti oleh 17 pengurus cabang PJSI Kota/Kabupaten dari total 19 pengcab PJSI kota kabupaten di Jabar. Berstatus petahana, Robin Hud maju sebagai calon tunggal pada pelaksanaan Musorprov PJSI Jabar tahun 2019 tersebut.

Dengan hanya satu calon, pelaksanaan Musorprov PJSI Jabar berjalan cukup cepat. Hampir semua perwakilan pengcab PJSI kota/kabupaten yang hadir menyetujui dan menerima laporan pertanggungjawaban hingga aturan tata tertib musorprov. Bahkan semua pengcab menyepakati Robin kembali memimpin organisasi olah raga Judo di Jabar untuk kedua kalinya.

Robin Hud sendiri mengaku jika mandat untuk kembali memimpin PJSI Jabar sudah disampaikan jauh-jauh hari dari seluruh pengcab PJSI Jabar. Sehingga musorprov PJSI Jabar 2019 pun menetapkan dirinya secara aklamasi untuk memimpin kembali PJSI Jabar untuk masa periode empat tahun kedepan.

"Secara aklamasi, saya diminta (kembali) memimpin PJSI Jabar dan ini jadi amanah bagi saya. Kalau amanah ini saya tinggalkan, maka saya akan merasa sangat bersalah" kata Robin saat menyampaikan pidato pertamanya sebagai Ketua Umum Pengprov PJSI Jabar masa bakti 2019-2023.

Mantan manajer pelatnas judo SEA Games 2013 tersebut  menegaskan, dirinya bersama jajaran kepengurusan yang nanti akan dibentuk tidak bisa melakukan apapun tanpa dukungan dari pengcab. Pasalnya, pengcab serta dojo-dojo Judo di seluruh kota/kabupaten di Jabar merupakan cikal bakal lahirnya atlet judo berprestasi bagi Jabar maupun nasional.

"Kembali memimpin PJSI jabar, maka saya mengharapkan dukungan untuk bersama-sama membangun judo Jabar. Bagaimanapun, PJSI Jabar tidak ada apa-apanya kalau teman-teman pengcan kota kabupaten tidak ikut bergerak dalam pembinaaan," tutur Robin.

Memimpin organisasi Judo di Jabar untuk kali kedua, Robin mengaku sudah mengantongi beberapa kekurangan yang harus dievaluasi. Begitu juga dengan kelebihan yang harus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.

"Mari kita terus perbaiki kekurangan dan mempertahankan kelebihan kita. Kerja sama yang sudah terjalin dengan baik selama ini harus terus ditingkatkan. Kedewasaan dalam berorganisasi dan sisi kreatif dari semua pengurus dalam melakukan pembinaan harus dimunculkan untuk kejayaan Judo Jabar di tingkat  nasional hingga internasional," ujarnya. 

Persiapan menuju PON XX/2020 menjadi salah satu prioritas PJSI Jabar.  Jawa Barat merupakan pemegang gelar juara umum PON XIX/2016. Saat itu, para atlet judo Jabar mampu meraih total 12 medali emas, 5 perak, dan 12 perunggu. Prestasi serupa ingin dipertahankan pada PON XX/2020.***

Bagikan: