Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Umumnya berawan, 20.7 ° C

Singkirkan Lin Dan, Anthony Ginting ke Semi Final

Wina Setyawatie
AKSI ganda campuran Indonesia,  Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas di babak perempat final Swiss Open 2019 yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Sabtu 16 Maret 2019) dini hari. Mereka jadi wakil Indonesia pertama yang menembus babak semi final, setelah mengalahkan unggulan kedua Marcus Ellis-Lauren Smith dari Inggris dengan skor 19-21, 21-14, 21-17.*/HUMAS PBSI
AKSI ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas di babak perempat final Swiss Open 2019 yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Sabtu 16 Maret 2019) dini hari. Mereka jadi wakil Indonesia pertama yang menembus babak semi final, setelah mengalahkan unggulan kedua Marcus Ellis-Lauren Smith dari Inggris dengan skor 19-21, 21-14, 21-17.*/HUMAS PBSI

BASEL, (PR).- Indonesia loloskan tiga wakil ke semi final Swiss Open 2019. Ketiga wakil tersebut datang dari sektor ganda putra, ganda campuran, dan tunggal putra. 

Pasangan Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas menjadi wakil pertama Merah Putih yang melangkah ke "4 Besar". Mereka maju dengan impresif, setelah menumbangkan unggulan kedua asal Inggris, Marcus Ellis-Lauren Smith pada pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Sabtu 16 Maret 2019 dini hari. Ganda peringkat 19 dunia tersebut menang dalam skor ketat 19-21, 21-14, 21-17. 

Setelah Rinov-Pitha, Fajar Alfian-Muhammad Rian Adianto menyusul usai memenangi 'perang saudara' melawan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira-Ade Yusuf Santoso. Mereka menang mudah dua gim langsung 21-10, 21-17. 

Anthony Sinisuka Ginting kemudian memberikan pembuktian setelah kegagalannya di All England pekan lalu, dimana dia tersingkir di babak pertama. Ginting maju setelah menang 14-21, 21-8, 21-11 atas Lin 'Super' Dan dari Tiongkok. Kemenangan tersebut kembali menyamakan rekor pertemuan mereka menjadi 2-2. 

Berhasil melangkahkan kaki ke semi final, Ginting mengaku bersyukur. Pasalnya lawannya tersebut dinilainya sangat mengontrol pertandingan.

"Pada game pertama, stamina lawan masih full dan pergerakan kakinya cepat, dia mengontrol reli di lapangan. Sedangkan saya mainnya kurang sabar, mau cepat-cepat mematikan lawan. Baru di gim kedua saya bermain lebih sabar dan di gim ketiga saya sudah mulai bisa mengontrol reli di lapangan. Begitu ada kesempatan baru saya menyerang. Hari ini saya merasa pergerakan kaki, stroke, dan stamina semuanya bagus," katanya. 
 
Sayang, sukses ketiga wakil Merah Putih tersebut belum berhasil diikuti oleh pasangan Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan. Setelah berjuang selama 48 menit juara All England 2019 itu akhirnya menyerah dalam tiga gim 26-24, 7-21, 12-21 di tangan ganda Taiwan, Lee Yang-Wang Chi-Lin. 
"Kami sudah mencoba semaksimal mungkin, tapi lawan tampil lebih bagus dan mereka masih fresh. Kami kalah kecepatan," tegas Hendra. 

Belum pernah bertemu

Di babak semi final nanti, Rinov-Pitha sudah ditunggu oleh pasangan Taiwan, Lu Ching Yao-Lee Chia Hsin. Kedua pasangan ini belum pernah bertemu, namun Rinov mengaku memiliki keyakinan bahwa mereka bisa mengatasi calon lawannya tersebut.
 
"Tetap ada kans menang. Terpenting adalah bagaimana kami bisa menjaga fokus dan langsung "in" ke permainan," tutur Rinov. 

Sementara Fajar-Rian akan menghadapi pasangan Inggris, Marcus Ellis-Chris Langridge yang maju setelah menumbangkan wakil India, Pranaav Jerry Chopra-Chirag Shetty 21-11, 28-26 di perempat final. Sejauh ini belum pernah ada catatan pertemuan diantara mereka. 

Meski secara rangking Fajar-Rian jauh di atas lawannya yang kini menempati 19 dunia, namun Fajar mengaku dirinya tetap waspada. "Kansnya merata. Apalagi sudah sampai babak semifinal, pasti yang lolos adalah yang terbaik semua," imbuhnya. 

Di tunggal, Ginting kembali akan menemui tantangan. Dia akan bertemu dengan unggulan pertama, Shi Yuqi. Laga nanti akan jadi pertemuan keenam mereka. Sejauh ini, dari lima pertemuan, Ginting masih belum bisa mengatasi tunggal Tiongkok tersebut. 

"Shi lebih muda dari Lin Dan, pergerakannya lebih cepat. Menghadapi dia harus lebih sabar dan jangan buru-buru saat mau menyerang," pukasnya.***

Bagikan: