Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Berawan, 23.9 ° C

Swiss Open 2019, Satu Tiket Semi Final Diamankan Ganda Putra Indonesia

Wina Setyawatie
PASANGAN ganda putra Indonesia Fajar-Rian menyingkirkan pasangan Denmark, David Daugaard-Frederik Sogaard dalam dua gim dengan skor 21-14 dan 21-18 di Swiss Open 2019, Jumat, 15 Maret 2019.*/HUMAS PBSI
PASANGAN ganda putra Indonesia Fajar-Rian menyingkirkan pasangan Denmark, David Daugaard-Frederik Sogaard dalam dua gim dengan skor 21-14 dan 21-18 di Swiss Open 2019, Jumat, 15 Maret 2019.*/HUMAS PBSI

BRUSEL, (PR).- Satu tiket babak semi final ganda putra Swiss Open 2019 dipastikan jadi milik Indonesia. Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira-Ade Yusuf Santoso akan saling bertemu di babak perempat final. 

Bertanding di  St. Jakobshalle Basel, Swiss, Jumat, 15 Maret 2019 dini hari, Wahyu Nayaka-Ade Yusuf melangkah lebih dulu ke babak 8 Besar setelah memenangi perang saudara melawan Berry Angriawan-Hardianto yang menjadi unggulan ke tujuh. Mereka menang dengan skor 21-19, 10-21, 22-20. 

Fajar-Rian menyusul kemudian setelah menyingkirkan pasangan Denmark, David Daugaard-Frederik Sogaard dalam dua gim 21-14, 21-18. 


Pertemuan Fajar-Rian dan Wahyu-Ade itu merupakan yang pertama bagi mereka. Secara peringkat, Fajar-Rian yang kini di 9 dunia jauh lebih tinggi dibandingkan urutan Wahyu-Ade di peringkat 29 dunia. 

Indonesia besar kemungkinan untuk bisa menambah wakil di babak 4 Besar bila wakil Merah Putih lainnya, Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan turut melangkah ke perempat final. Hendra-Ahsan menang 16-21, 21-19, 21-17 atas ganda Jerman, Mark Lamsfuss-Marvin Seidel. 

Pertemuan mereka tersebut merupakan partai ulangan babak perempat final All England 2019. 

Di semi final, Hendra-Ahsan akan bertemu wakil Taipei, Lee Yang-Wang Chi-Lin yang merupakan unggulan ke delapan. Di atas kertas, Hendra-Ahsan unggul secara peringkat. Kini peringkat Hendra-Ahsan menempati empat besar dunia, sebaliknya calon lawannya di 89 dunia. 

AKSI ganda putra Indonesia,  Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira-Ade Yusuf Santoso di babak kedua Swiss Open 2019. Mereka maju ke 8 Besar setelah memenangi perang saudara 21-19, 10-21, 22-20  melawan Berry Angriawan-Hardianto yang menjadi unggulan ke tujuh, Jumat, 15 Maret 2019.*/HUMAS PBSI

Bertemu rekan satu Pelatnas, Fajar mengaku justru lebih berat. Mengingat sudah saling sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

"Kami berusaha fokus saja, karena kan kami sudah tahu bagaimana permainan masing-masing. Memang lebih sulit bila bertemu dengan teman sendiri," katanya, sesuai rilis PBSI yang diterima PR.

Menurut Fajar, yang harus ditambah dari dirinya dan Rian adalah power. Mengingat di babak kedua kemarin, dirinya merasa shuttlecock lebih berat dibandingkan laga sebelumnya. 

Ganda putri gagal

Kesuksesan ganda putra gagal diikuti oleh ganda putri. Dua wakil Indonesia harus terhenti di babak kedua. 

Yulfira Barkah-Jauza Fadhila Sugiarto lebih dulu dihentikan unggulan kedua, Gabriela Stoeva-Stefani Stoeva. Mereka kandas 20-22, 12-21 atas pasangan Bulgaria itu. 

Kemudian, giliran Siti Fadia Silva Ramadhanti-Agatha Imanuela yang harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Tiongkok, Chen Qingchen-Jia Yifan. mereka takluk 17-21, 14-21. Dengan hasil ini, maka sektor ganda putri belum berhasil mengirim wakil ke babak perempat final.***

Bagikan: