Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Umumnya berawan, 25.6 ° C

16 Atlet Masuk Tim Bayangan Pelatda PON XX Jabar

Arif Budi Kristanto
PENGURUS Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat memanggil sebanyak 30 atlet bola voli pasir untuk mengikuti seleksi.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
PENGURUS Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat memanggil sebanyak 30 atlet bola voli pasir untuk mengikuti seleksi.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Sebanyak empat pasang  atlet putra dan putri hasil seleksi daerah (selekda) yang digelar sejak Rabu hingga Kamis 13-14 Maret 2019 akan memperkuat tim bayangan pemusatan latihan daerah Jawa Barat menuju babak kualifikasi PON XX.  

Ke-16 atlet hasil seleksi tersebut akan terus dipantau perkembangannya  oleh pelatih bola voli pasir Jawa Barat untuk kemudian nantinya diseleksi lagi menjadi komposisi inti tim bola voli pasir Jabar yang akan terdiri dari dua pasang atlet putra dan dua pasang atlet putri.

Pendamping tim selekda bola voli pasir Jabar Jalaludin mengatakan, pada selekda yang sudah digelar, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat memanggil sebanyak 30 atlet bola voli pasir. Pemanggilan dilakukan berdasarkan hasil Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII/2018 lalu serta sejumlah kejuaraan.

"Pada pemanggilan pertama, kami memanggil 26 atlet dan bertambah 4 atlet pada pemanggilan kedua. Selain dari hasil Porda XIII dan kejurda, usia atlet yang dipanggil juga dibatasi yakni maksimal kelahiran 1995, mengikuti ketentuan yang diterapkan pada PON XX di Papua 2020 nanti," ujar Jalal di Bandung, Jumat 15 Maret 2019.

Sebanyak 30 atlet yang mengikuti pelaksanaan selekda, langsung diseleksi oleh lima orang pelatih bola voli pasir, yakni Aar Irwan Hakim, Karsono, Roy Raynold Nanlohi, Salman Gusniafi Immar, dan Irwan Ricky Agustiawan. Seleksi dilakukan berdasarkan berbagai parameter tes, mulai dari kemampuan fisik, teknik, hingga strategi pertandingan. 

"Untuk kemampuan fisik, atlet diseleksi dengan melakukan beberapa gerakan fisik yang banyak digunakan saat pertandingan. Mulai dari push up, sit up, back up, shuttle run, hingga sprint," katanya.

Sementara untuk teknik, atlet diharuskan melakukan servis, passing, umpan, spike, hingga block. Terakhir, para atlet yang diseleksi menjalani situasi pertandingan untuk mengetahui strategi hingga penguasaan lapangan.

"Dari hasil tes yang dilakukan pada selekda tersebut, tim pelatih memutuskan untuk mengambil delapan atlet putra atau empat pasang dan delapan atlet putri atau empat pasang untuk masuk dalam pelatda bayangan. Nanti akan kami susutkan menjadi hanya dua pasang, baik putra maupun di putri," ucapnya.

Dari hasil seleksi tersebut, para atlet eks PON XIX masih mendominasi dan memiliki keunggulan. Baik dari sisi fisik, teknik, strategi, maupun penguasaan lapangan. Jalal mengaku optimistis dengan kualitas pemain bola voli pasir ini. 

"Selain cukup baik, pesaing mereka sebelumnya saat PON XIX juga tidak akan bisa bermain karena sudah lewat dari segi ketentuan usia. Jadi kalau untuk lolos ke PON XX, kami optimis bisa menempatkan kuota full team atau dua pasang putra dan putri. Bahkan saya lihat, Jabar bisa berbicara banyak pada PON XX nanti di cabang  bola voli pasir dengan catatan persiapan dilakukan sejak saat ini," ujarnya.***
 

Bagikan: