Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Berawan, 22.6 ° C

Kejuaraan Panahan Buka Rangkaian Kompetisi Klub Pelajar Jawa Barat

Arif Budi Kristanto
KEJUARAAN panahan menjadi pembuka kegiatan Kompetisi Klub Olahraga Pelajar Tingkat Jawa Barat Tahun 2019 yang digelar di lapangan sofbol/bisbol Sport Jawa Barat, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik Kota Bandung, Rabu, 13 Maret 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
KEJUARAAN panahan menjadi pembuka kegiatan Kompetisi Klub Olahraga Pelajar Tingkat Jawa Barat Tahun 2019 yang digelar di lapangan sofbol/bisbol Sport Jawa Barat, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik Kota Bandung, Rabu, 13 Maret 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Kejuaraan panahan menjadi pembuka kegiatan Kompetisi Klub Olahraga Pelajar Tingkat Jawa Barat Tahun 2019 yang digelar di lapangan sofbol/bisbol Sport Jawa Barat, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik Kota Bandung, Rabu, 13 Maret 2019.

Kompetisi itu digelar oleh Seksi Pembibitan Olahraga Prestasi pada Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat. Sebanyak 130 atlet dari 37 klub dan 18 pengurus cabang Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) kota dan kabupaten di Jawa Barat berkompetisi pada kejuaraan ini.

"Kegiatan kompetisi klub olah raga tingkat pelajar ini punya urgensi bagi cabang olah raga maupun Dispora sebagai pembina dan pengembang keolahragaan di Jabar. Kompetisi yang digelar di beberapa cabang olah raga ini juga sejalan dengan visi Gubernur Jabar yakni terwujudnya Jabar Juara Lahir Batin dengan inovasi dan kolaborasi," ujar Kepala Dispora Jawa Barat, Engkus Sutisna, seusai membuka Kompetisi Klub Olahraga Pelajar Tingkat Jabar Tahun 2019.

Engkus menambahkan, Dispora memiliki program untuk meningkatkan prestasi juga pembibitan dan pembudayaan olah raga. Dia berharap, kompetisi tingkat pelajar cabang olah raga panahan dapat menjadi ajang pembibitan yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial pada usia pelajar. Kompetisi itu juga diharapkan dapat mendorong perkembangan klub-klub panahan yang saat ini jumlahnya masih terbatas. 

"Cabang olah raga panahan ini sudah berkontribusi bagi Jabar, baik di level nasional maupun internasional. Maka, jadi kewajiban kita untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih cabang olahraga panahan ini dan ke depan kita akan dihadapkan pada Popnas 2019 dan PON XX tahun 2020 di Papua," ujarnya. 

Memunculkan bibit baru

KEJUARAAN panahan menjadi pembuka kegiatan Kompetisi Klub Olahraga Pelajar Tingkat Jawa Barat Tahun 2019 yang digelar di lapangan sofbol/bisbol Sport Jawa Barat, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik Kota Bandung, Rabu, 13 Maret 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

Ketua Pelaksana Kompetisi Klub Olahraga Pelajar Tingkat Jabar Tahun 2019, Agus Komarudin, mengatakan, kegiatan kompetisi klub pelajar ini digelar untuk delapan cabang olah raga. Kompetisi digelar dengan menggunakan dana dari APBD Provinsi Jabar 2019. 

Dari delapan cabang olah raga tersebut, tujuh cabang olah raga digelar pada bulan Maret 2019. Sementara, satu cabang olah raga baru digelar pada November 2019.
"Kejuaraan yang digelar pada bulan ini yakni panahan, senam, gulat, judo, tarung derajat, bola voli pasir, dan renang. Untuk atletik digelar di bulan November 2019," ujar Agus yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Jabar.

Menurut Agus, rangkaian kejuaraan ini diharapkan bisa menumbuhkan semangat berolahraga, termasuk pada cabang olah raga panahan yang digelar sebagai pembuka. "Semoga bisa muncul juga bibit-bibit baru atlet panahan dari kompetisi ini," tuturnya.

Ketua I Pengprov Perpani Jabar, Asep Gumilar, mengatakan, program kejuaraan antarklub tingkat pelajar ini merupakan yang pertama digelar pada 2019. Kompetisi di cabang olahraga panahan mempertandingkan total 15 nomor pertandingan, yang terdiri dari divisi nasional, recurve, dan compound dengan masing-masing lima nomor pertandingan.

Hasil dari kompetisi ini, kata Asep, akan menjadi tambahan data bagi Perpani Jabar terkait atlet pelajar maupun klub panahan di Jabar. "Kami berharap kompetisi ini bisa melahirkan bibit atlet panahan potensial untuk persiapan Popnas 2019 maupun untuk PPLP Jabar serta kompetisi lainnya ke depan," ujarnya.***

Bagikan: