Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 27.4 ° C

IBL 2019: SM Rebut Semifinal Pertama Atas NSH

Wina Setyawatie
SATRIA Muda Pertamina vs NSH Jakarta.*/WINA SETYAWATIE/PR
SATRIA Muda Pertamina vs NSH Jakarta.*/WINA SETYAWATIE/PR

JAKARTA, (PR).- Satria Muda (SM) Pertamina merebut gim pertama semifinal Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2018-2019 setelah menundukkan NSH Jakarta di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Dalam laga tersebut, SM menang 81-62. Kemenangan itu membuat SM sementara unggul agregat 1-0 atas NSH. 

Dua pemain SM, Dior Lowhorn dan Jamarr Andre Johnson sama-sama mencatatkan double-double. Dior dengan 28 poin dan 10 reboun, sedangkan Jamarr dengan 19 poin dan 12 reboun. Menyusul dibelakang mereka Avan Saputra dengan 10 poin. 

Dari kubu NSH, Deshaun Wiggins menjadi penyumbang angka terbanyak untuk timnya dengan 16 angka, kemudian diikuti Anthony Simpson dan Andre Rorimpandey yang mengemas 14 poin dan 13 poin. 

Dua kuarter pertama permainan masih berjalan imbang. SM diuntungkan dengan menurunkan performa para pemain NSH di paruh waktu kedua. Defense buruk mereka membawa berkah bagi SM. Sebaliknya, NSH hanya mampu menambah 6 angka dari kuarter ketiga. 

Hal tersebut membuat marah Pelatih NSH Wahyu Widayat Jati. Dia bahkan beranggapan pemainnya malas melakukan defense di kuarter ketiga dan keempat. 

"Buruknya defense pasti berakibat pada offense yang tidak sempurna. Kesempatan memang cukup banyak, tapi itu banyak tembakan yang dipaksakan," keluhnya. 

Kapten tim NSH, Wendha Wijaya pun senada. Menurutnya, "game plan" hanya bisa berjalan di paruh waktu pertama jalan, namun berantakan di dua kuarter terakhir. "Satria Muda begitu banyak dapat angka mudah dari second chance," katanya.

Pelatih SM Youbel Sondakh pun gembira dengan hasil tersebut. Ini karena mereka mampu membalas kekalahan pada saat laga babak reguler. Namun, dia tidak mau euforia ini terlalu lama, karena masih ada satu gim penentu besok. 

Menurutnya, kunci kemenangan mereka adalah bagaimana bisa membatasi ruang gerak dua pemain asing NSH, Wiggins dan Simpson. Ditambah keberhasilan pemainnya memaksakan NSH melakukan foul trouble

"Kami memang meminta anak anak untuk attack sehingga memaksa lawan foul," kata Youbel. Wiggins memang akhirnya harus fouled out.

Sayang, kemenangan SM harus dibayar mahal dengan cedera Jamarr. Seriusnya cedera Jamarr membuat Youbel belum bisa memprediksi apakah pemain naturalisasi itu akan diturunkan di semifinal kedua besok, Sabtu, 9 Maret 2019, atau tidak. 

"Dengan atau tanpa Jamarr kita harus siap main. Karena besok adalah penentuan," ujarnya. 

Bagi NSH laga kedua menjadi laga hidup mati. Jika mereka bisa mengambil laga kedua nanti, maka NSH bisa memperpanjangan napas dengan memainkan semi final ketiga, Minggu, 10 Maret 2019. Tapi bila kalah, mereka akan tersingkir dan finis di posisi 3/4 tahun ini.***

Bagikan: