Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 22 ° C

Cari Atlet Junior Potensial, Wushu Kota Bandung Gelar Kejuaraan

Arif Budi Kristanto
SEJUMLAH peserta bertanding pada Kejuaraan Wushu Taolu (jurus), Tradisional, dan Taiji se-Bandung Raya di GOR KONI Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta, 28 Februari-3 Maret 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
SEJUMLAH peserta bertanding pada Kejuaraan Wushu Taolu (jurus), Tradisional, dan Taiji se-Bandung Raya di GOR KONI Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta, 28 Februari-3 Maret 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kota Bandung menggelar Kejuaraan Wushu Taolu (jurus), Tradisional, dan Taiji se-Bandung Raya di GOR KONI Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta, 28 Februari sampai 3 Maret 2019. Kejuaraan ini menjadi arena untuk mencari bibit potensial sebagai regenerasi atlet wushu Kota Bandung.

Ketua Pengcab WI Kota Bandung Sofyanudin Syarif mengatakan, keberhasilan Kota Bandung meraih 3 medali emas, 3 perak, dan 6 perunggu pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII/2019 memberikan motivasi tersendiri untuk melakukan regenerasi dengan mencari bibit-bibit atlet dari kejuaraan junior.

"Jadi kejuaraan ini merupakan wahana pembinaan. Kami harap lahir atlet-atlet baru berkualitas dari lingkup Bandung Raya," kata Sofyan.

Kejuaraan bertajuk 1st Wan Long Wu-Star 2019 mempertandingkan 61 nomor pertandingan putra putri yang terdiri dari 9 nomor taichi senior dan veteran, 8 nomor jurus tradisional, serta 44 nomor jurus standar taolu. Kejuaraan ini diikuti oleh 183 peserta dari 12 sasana dan 5 sekolah asal Kota Bandung, Kota Cimahi, serta Kabupaten Bandung Barat. 

Kelas pertandingan putra putri meliputi kelas taolu junior  A usia 16 sampai 18 tahun, taolu junior  B usia 13-15 tahun, taolu junior C 10-12 tahun, taolu junior D usia 9 tahun. Selain itu untuk junior, digelar juga pertandingan kelas taiji senior putra dan putri usia 19-40, taiji veteran A putra dan putri usia 41-59 tahun, serta taiji veteran B putra dan putri usia 60 tahun ke atas.

Ketua Pengprov WI Jawa Barat Edwin Senjaya mengatakan, wushu sudah menjadi cabang olah raga unggulan baik untuk Jawa Barat maupun Indonesia. Oleh karena itu, perhelatan kejuaraan level junior untuk mencari bakat-bakat baru merupakan kegiatan yang patut diapresiasi dalam upaya peningkatan kualitas maupun prestasi wushu Indonesia.

"Jabar pada PON 2016 membuat sejarah dengan meraih 4 emas. Untuk skala internasional, Indonesia juga sudah mampu berbicara dengan jadi juara Asian Games 2018. Jadi, olah raga ini sangat prospektif bagi para atlet junior. Kami harap dan kami juga optimistis para atlet baru dengan kompetisi dan kualitas prospektif akan segera ditemukan pada ajang ini," kata Edwin.***

 

Bagikan: