Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Cerah, 28.6 ° C

Crismonita Dwi Putri, Satu-satunya Wakil Indonesia di Ajang UCI Track World Championship 2019

Wina Setyawatie
/INSTAGRAM CRISMONITADWP
/INSTAGRAM CRISMONITADWP

JAKARTA, (PR).- Pebalap sepeda putri, Crismonita Dwi Putri jadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang UCI Track World Championship 2019, 27 Februari-3 Maret 2019 Pruszkow, Polandia. Dia akan turun di kelas 500 meter time trial putri.

Secara persaingan, Chrismonita diakui Kepala Pelatih Timnas Sepeda Indonesia Dadang Haris Purnomo memang belum masuk level dunia. Hingga di kejuaraan dunia ini, Chrismonita hanya diharapkan bisa menambah poin Olimpiade untuk Indonesia dan menambah jam terbang. Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) menetapkan tiga cara perebutan tiket Olimpiade 2020 Tokyo, yaitu poin individu, number of event, dan negara.

Berbicara rivalitas, Dadang menyadari cukup ketat. Namun dia optimistis anak latihnya mampu memberi penampilan terbaik bagi Merah Putih. Bisa masuk Top 10 saja sudah luar biasa menurutnya. Bila mampu meriah medali nanti, maka Crismonita berhak lolos di World Track Championship.

Penampilannya kini kian menjanjikan setelah ia mampu bersaing di UCI Track Cycling World Cup Series di Hong Kong, 25-27 Januari 2019 lalu. Di kejuaraan itu, dia mampu mencapai babak perempat final 200 meter sprint putri setelah unggul atas pembalap elite, salah satunya juara dunia junior Lea Sophie Friedrick (Jerman). "Lawan-lawannya sama seperti di World Cup Series Hong Kong. Berbicara world class, semua peserta yang tampil di sini tentu sudah kelas dunia. Jadi jelas persaingannya lebih komplet. Tapi, ini juga waktu yang tepat menunjukkan konsistensi Crismonita di level dunia," kata Dadang, Jumat, 1 Maret 2019.

Ranking Indonesia saat ini (per 3 Januari 2019) di posisi 26 UCI dengan perolehan 862 poin. Selain Crismonita, Terry Yudha Kusuma juga lolos. Tapi, ia tak bisa tampil karena salah satu persyaratan  belum terpenuhi, walau poinnya cukup.

"Ada persyaratan atlet harus tampil di minimal satu World Cup Series. Hanya saja, nomor Terry tidak diperlombakan saat di Hong Kong kemarin," ujar Manajer Timnas Balap Sepeda Indonesia Budi Saputra.***

Bagikan: