Pikiran Rakyat
USD Jual 14.635,00 Beli 14.335,00 | Umumnya berawan, 21.6 ° C

Joko Driyono Jadi Tersangka, Dicekal ke Luar Negeri

Yusuf Wijanarko
JOKO Driyono/ANTARA
JOKO Driyono/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan, Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka dan dicekal pergi ke luar Indonesia.

Saat dikonfirmasi di Jakarta Jumat 15 Februari 2019 malam, Argo Yuwono mengatakan, penetapan status tersangka tersebut menyusul langkah tim gabungan dari Satgas Anti Mafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya, dan INAFIS Polda Metro Jaya yang menggeledah apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna, Tower 9, Unit 18C, Jakarta serta gelar perkara pada Kamis 14 Februari 2019 malam.

"Kamis kemarin penetapan tersangka Pak Joko Driyono setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara," ujar Argo Yuwono seperti dilaporkan Antara.

Satgas amankan barang bukti

Penggeledahan apartemen Joko Driyono tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti baru demi memperdalam kasus pengaturan pertandingan di sepak bola Indonesia yang dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel, dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Dalam penggeledahan apartemen Joko Driyono tersebut, tim gabungan menyita sejumlah barang dan dokumen berupa laptop merek Apple warna perak beserta charger, satu iPad warna perak beserta charger, serta dokumen-dokumen terkait pertandingan.

JOKO Driyono/ANTARA

Ada pula buku tabungan dan kartu kredit, uang tunai (tidak disebutkan nominalnya), 4 bukti transfer uang (struk), tiga handphone hitam, 6 handphone, satu bundel dokumen PSSI, dan satu buku catatan warna hitam.

Selain itu diamankan juga satu buku catatan kecil warna hitam, dua flashdisk, satu bundel surat, dua lembar cek kuitansi, satu bundel dokumen, dan satu tablet merek Sony warna hitam.

Dicekal 20 hari

Sebelum melakukan penggeledahan, Joko Driyono pernah diperiksa di Polda Metro Jaya pada 24 Januari 2019 lalu.

Adapun instruksi pencegahan bepergian ke luar Indonesia terhadap Joko Driyono, kata Argo, telah dikirim ke pihak Imigrasi untuk dilakukan selama 20 hari ke depan.

"Ya benar, surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono dikirim ke Imigrasi hari ini, Jumat 15 Februari 2019," tutur Argo.

Penetapan itu terkait laporan LP nomor 6990 tanggal 16 Desember 2018 oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, dalam kasus pengaturan skor. Polisi sudah menetapkan 11 tersangka, mulai dari wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI.

Para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.***

Bagikan: