Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Seleksi Pemain Timnas Pelajar U-15 Indonesia, Tak Ada Titip Menitip

Deni Yudiawan
Ilustrasi/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
Ilustrasi/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 100 orang pelajar mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) Pelajar U-15 di Kota Bandung mulai Kamis 14 Februari 2019 hingga Minggu 17 Februari 2019. Seleksi nasional ini dilakukan untuk membentuk timnas yang tangguh dalam mengikuti International Youth Football Tournaments (Iber Cup) 2019 Estoril di Portugal, Juli 2019 ­mendatang.

Seleksi pemain ini digelar atas prakarsa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Badan Liga Sepakbola Pelajar ­Indonesia (BLiSPI). Yang menarik, Manajer Timnas U-15 Ray ­Manurung menegaskan bahwa proses seleksi ini akan menjunjung nilai kejujuran dan tak ada titip menitip dari orangtua peserta untuk meloloskan anaknya menjadi pemain timnas.

”Salah satu faktor yang membuat sepak bola di Indonesia tak pernah maju adalah KKN (korupi, kolusi, dan nepotisme). Pada seleksi Timnas Pelajar U-15 kali ini diharamkan orangtua yang menitip anaknya agar lolos jadi pemain timnas,” kata Ray Manurung saat ­ditemui di ­Lapangan Pusdikif Jalan Cisokan, Kota Bandung, Rabu 13 Februari 2019.

Ia berharap, dengan proses yang benar, maka akan ­dihasilkan ­pemain muda berkualitas untuk kemajuan sepak bola ­Indonesia.

Tahun lalu, Firman Utina didapuk menjadi pelatih kepala Timnas Pelajar U-15. Sementara tahun ini, panitia seleksi masih menggodok berbagai kemungkinan itu dan akan diumumkan dalam waktu dekat.

90 pemain

Proses seleksi Timnas Pelajar U-15 yang digelar di Kota Bandung empat hari ini merupakan seleksai nasional. Sebelumnya, para ­pelajar yang melakukan seleksi di Bandung ini telah melalui proses seleksi di ­daerahnya masing-masing.

Para calon pemain yang mengikuti tahap pertama ini datang dari seluruh wilayah Indonesia. Seleksi tahap pertama sudah menjaring 100 pelajar, pemain di antaranya merupakan jebolan dari turnamen Piala Menpora U-14 putaran nasional 2018.

Sisanya, adalah pemain-pemain yang hanya sampai putaran provinsi. Hasil seleksi nasional kali ini, akan dipilih 25 pemain yang akan mengikuti tiga kali pemusatan latihan (training camp/TC) di ­berbagai wilayah di Indonesia.

Setelah itu, kemudian akan dikerucutkan lagi menjadi 18 pemain yang akan diberangkatkan ke Portugal. Secara resmi, tim seleksi ini telah dilakukan di Kemenpora Jakarta, Rabu 6 Februari 2019 lalu.

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga ­Kemenpora, Raden Isnanta, saat itu berharap turnamen itu bisa ­dioptimalkan untuk menambah pengalaman para pemain remaja. Tahun lalu, turnamen serupa digelar di Tiongkok.

”Kemenpora memandang penting karena selain pembinaan berjenjang juga perlu kompetisi internasional,” kata Raden Isnanta dalam jumpa pers minggu lalu.

Seremoni pembukaan seleksi Timnas Pelajar U-15 di Kota Bandung secara resmi akan dilakukan Jumat 15 Februari 2019 di Lapangan ­Pusdikif, Jalan Cisokan, Kota Bandung.***

 

Bagikan: