Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Sebagian cerah, 20.8 ° C

Empat Atlet dan Dua Tokoh Jabar Masuk Nomine Golden Awards Siwo 2019

Wina Setyawatie
ATLET Hanifan mempersatukan dua tokoh Indonesia, Prabowo Subianto dan Joko Widodo dalam pelukannya, di Asian Games 2018/ANTARA FOTO
ATLET Hanifan mempersatukan dua tokoh Indonesia, Prabowo Subianto dan Joko Widodo dalam pelukannya, di Asian Games 2018/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Para atlet Jawa Barat sukses masuk dalam nomine Golder Award SIWO PWI Pusat 2019 yang akan digelar di Gd. Grahadi, Surabaya, Jumat 8 Desember 2019. Mereka masuk di dalam dua kategori di umum dan disabilitas.

Di umum, pesilat asal Bandung ini Hanifan Yudani Kusuma bahkan masuk dalam dua nomine yakni untuk atlet putra terbaik dan atlet putra favorit. Di terbaik, dia bersaing dengan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon dan lifter Jawa Timur Eko Yuli Irawan.

Hanifan juga menjadi salah satu nomine atlet favorit, setelah aksinya menyatukan dua tokoh besar Indonesia Joko Widodo dan Prabowo usai meraih medali emas di Asian Games 2018 kelas C putra 55 kg sampai 60. Di kategori ini, Hanifan akan bersaing dengan pebulutangkis muda Jonatan Christie. Jonatan yang akrab dipanggil Jojo ini, sempat viral setelah aksi buka bajunya pada laga final tunggal putra. 

Satu nominae lagi adalah atlet jet ski Aqsa Sutan Aswar. Aqsa sukses menjadi juara dunia di kelas Pro Am Runabour Stock di Kejuaraan Dunia Jet Ski 2018, Pattaya dan juga peraih emas Asian Games 2018 nomor endurance. 

Di kategori umum lainnya, wakil Jabar berhasil mendominasi nomine tim harapan. Dimana dua tim muda Maung Bandung, Persib U-16 dan Persib U-18 bersaing menjadi tim harapan terbaik. 

Di 2018 lalu, keduanya mencatatkan prestasi apik di levelnya. Tim Persib U-16 sukses menjuarai Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2018, kemudian diikuti seniornya yang keluar sebagai juara Liga 1 U-19 2018. Gelaran Liga 1 U-19 ini adalah kali pertama di gelar. 

Pada kategori disabilitas dua atlet Jawa Barat juga sukses mencatatkan namanya dalam daftar nomine. Mereka yakni Dheva Anrimusthi dari cabang bulutangkis dan Tati Karhati dari catur. 

Dheva yang merupakan atlet asal Kuningan ini masuk dalam daftar atlet disabilitas terbaik putra. Dia bersaing dengan pebalap sepeda M Fadli dan Purnomo Sapto Yogo, sprinter asal Jawa Timur. Dheva sendiri mencatatkan prestasi mumpuni di Asian Para Games kemarin dengan raihan 3 emas dari nomor beregu putra, tunggal putra SU-5, ganda putra SU-5 bersama Hafizh Briliansyah Prawiranegara. 

Sementara Tati Karhati masuk di kategori atlet favorit putri. Tati menjadi favorit setelah menjadi salah satu atlet penyumbang medali terbanyak untuk Indonesia, dengan pencapaian dua emas dan satu perak di Asian Para Games 2018 lalu. Emas diraih lewat nomor catur cepat perorangan putri VI-B1 dan catur cepat beregu putri VI-B1 bersama Wilma Margaretha Sinaga dan Debi Ariesta. Sementara perak diraihnya pada nomor catur standar perorangan putri VI-B1. Di kategori favorit, Tati bersaing bersama pebulutangkis para putri terbaik versi BWF, Leani Ratri Oktila dan sprinter Suparniyati. 

Untuk Umum, total ada 15 kategori penghargaan yang ditetapkan, sedangkan untuk disabilitas ada 8 kategori. Untuk umum antara lain, Kategori Atlet Terbaik Putra, Atlet Terbaik Putri, Pelatih Terbaik, Pembina Terbaik, Tim Terbaik, Atlet Harapan Putra, Atlet Harapan Putri, Tim Harapan, Pelatih Harapan, Pembina Harapan, Atlet Favorit Putera, Atlet Favorit Putri, Pelatih Favorit, Pembina Favorit dan Tim Favorit.

Sementara pada disabilitas, delapan kategori penghargaan terdiri dari Kategori Atlet Terbaik Putera, Atlet Terbaik Puteri, Pelatih Terbaik, Pembina Terbaik, Atlet Harapan Putera, Atlet Harapan Puteri, Atlet Favorit Putera dan Atlet Favorit Puteri.

Bukan hanya di kategori umum, di kategori khusus SIWO Pusat juga memasukan dua tokoh Jawa Barat, yakni Dadang M Nasir. Bupati Bandung Barat ini masuk sebagai salah satu peraih Kepala Daerah Dari II Peduli Olahraga. Begitu juga dengan Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Saefuddin. Dia mendapatkan penghargaan bersama 11 Konida lainnya sebagai KONI Provinsi terdinamis. 

Penilaian untuk kategori khusus berdasarkan masukan dari 35 SIWO Daerah, sedangkan untuk kategori umum, ditentukan oleh tim keabsahan dan penjurian yang berdasarkan prestasi level dunia, Asia, Asia Tenggara, dan terendah nasional dalam 2018 lalu. ***

Bagikan: