Pikiran Rakyat
USD Jual 14.243,00 Beli 13.943,00 | Hujan singkat, 22.5 ° C

Stadion Si Jalak Harupat Digunakan sebagai Pusat Pembinaan Olahraga Prestasi

Miradin Syahbana Rizky
Stadion Si Jalak Harupat.*/DOK PR
Stadion Si Jalak Harupat.*/DOK PR

SOREANG, (PR).- Stadion Si Jalak Harupat mulai dimanfaatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung  sebagai sentra pembinaan olahraga prestasi. Menurut Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Herda M Ghani, hal ini bertujuan untuk meningkatkan ranking prestasi olahraga Kabupaten Bandung baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional.

"Melalui dukungan dari pemerintah (pemkab) mulai tahun ini kita akan support dan fasilitasi seluruh cabang olahraga (cabor) untuk melakukan pembinaan di SOR Si Jalak Harupat," katanya di sekretariat KONI Kabupaten Bandung, Kutawaringin, Minggu, 3 Februari 2019.

Dia menambahkan, sebelum melakukan pemusatan, pihaknya akan menginventarisasi atlet-atlet yang akan dibina serta diproyeksikan setiap cabor untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2022 mendatang. 

"Pendataan sedang berjalan khususnya yang akan kita proyeksikan di Porprov nanti dan kita juga terus memantau atlet-atlet yang hadir di setiap event yang dilaksanakan oleh tiap cabor di Kabupaten Bandung," katanya.

Sedangkan untuk biaya retribusi SOR Si Jalak Harupat, Herda telah bersepakat tidak akan membebankan biaya tersebut kepada cabor. Akan tetapi, akan ditanggung oleh KONI melalui anggaran pembinaan prestasi. 

"Pengunaan SOR ini kan sudah dilindungi perda, jadi biaya retribusi ini wajib. Tapi kami di internal KONI telah sepakat kalau itu tidak akan dibebankan kepada cabor, tapi akan langsung di handle (ditangani) KONI. Jadi ini bagian dari program pembinaan, dan anggaran masuk ke bagian Binpres," tuturnya.

Apalagi, kata dia, mengingat pembinaan perlu dilengkapi dengan peralatan pendukung. Untuk itu, pihaknya pun akan memberikan dukungan kepada para pelatih agar bisa menyusun program pembinaan apa saja yang akan dilaksanakan.

"Selain mendukung atlet, kita support juga sumber daya manusia (SDM) kepelatihan kita disini salah satunya dengan membangun MoU bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kita akan berikan peralatan pendukung untuk mereka agar bisa menyusun semua program pembinaan," katanya.***

Bagikan: