Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Berawan, 22.1 ° C

Erick Thohir Bilang Siap Atur Sepak Bola Indonesia

Yusuf Wijanarko
ERICK Thohir/DOK. PR
ERICK Thohir/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Setelah Edy Rahmayadi mengundurkan diri dari posisinya sebagai ketua Umum PSSI, di jagat maya, Mantan Presiden Inter Milan Erick Thohir ramai dikaitkan degan posisi yang kosong tersebut.

Menanggapi keriuhan tersebut Erick Thohir mengatakan bahwa dia siap jika ditunjuk untuk mengatur persepakbolaan di Indonesia.

Namun Erick Thohir belum bisa menjamin sepenuhnya bakal menerima opis itu dalam waktu dekat. Pasalnya, ia masih memiliki tugas lain sampai tiga bulan ke depan.

"Saya waktu itu bilang, kalau disuruh mengatur liga, saya siap. Kalau ketuanya, masih ada tugas sampai April. Tidak ada obrolan (dengan PSSI)," ujar Erick Thohir kepada pewarta Radio PRFM dalam acara Obrolan Milenial bareng Kang Erick Thohir di Posko Bersama Jalan Tamblong, Kota Bandung, Minggu 20 Januari 2019.

Terkait mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI, Erick Thohir menilai Edy Rahmayadi telah melakukan yang terbaik bagi federasi sepak bola Indonesia itu.

Karenanya, saat ini PSSI harus meningkatkan konsolidasi dan pembenahan manajemen. Sehingga, pencapaian sepak bola Indonesia bisa terus mengalami peningkatan.

"Pak Edy Rahmayadi sudah berbuat yang terbaik juga dan mari sekarang konsolidasi jangan sampai ranking sepak bola Indonesia terus turun. Pembenahan manajemn harus jadi kunci," katanya.

Selain itu, dalam memajukan sepak bola Indonesia, profesinalisme dan manajemen yang transparan merupakan kunci utama. Ia mengatakan, sepak bola Indonesia jangan dicampur dengan politik jika ingin berbicara banyak di level internasional.

"Kalau kita mau bersama berprinsip tidak ada main-main, curang, dan (harus) profesional serta transparan, tidak berpolitik di indonesia, Inshaallah bisa maju," ujarnya.

Ad hoc Integritas PSSI

Kongres Tahunan Persatuan PSSI tahun 2019 meresmikan pembentukan komite khusus (ad hoc) integritas PSSI.

Komite itu bertugas memerangi pengaturan skor dan manipulasi pertandingan, serta membangun sinergi dengan pemangku kepentingan lain terutama pihak kepolisian.

"Kongres mengesahkan terbentuknya komite ad hoc integritas. Komite ini dipimpin oleh Ahmad Riyadh dengan wakil ketua Azwan Karim," ujar Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono usai kongres tahunan PSSI tahun 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu 20 Januari 2019 seperti diberitakan Antara.***

Bagikan: