Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Sebagian cerah, 20.3 ° C

Fitriani Melesat ke Final Thailand Master 2019

Wina Setyawatie
Ilustrasi.*/DOK PR
Ilustrasi.*/DOK PR

BANGKOK, (PR).- Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, Fitriani sukses melesat ke partai puncak Thailand Master 2019. Ini seusai ia mengalahkan tunggal putri Hong Kong, Deng Joy Xuan di babak semifinal.

Bertanding di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand, Sabtu, 12 Januari 2019, pemain peringkat 33 dunia tersebut menang dengan skor ketat tiga gim 12-21, 21-19, 21-16.

Dengan lolos ke final, ini menjadi kesempatan pemain asal PB Exist tersebut untuk merebut gelar pertamanya di tahun ini. Di babak final nanti, dia akan menantang wakil tuan rumah, Busanan Ongbumrungphan.

Unggulan kedelapan itu maju ke final setelah mengkandaskan rekan senegaranya Pornpawee Chochuwong dengan skor yang cukup telak 21-10, 21-4.

Permainan Fitriani dinilai sang Pelatih Minarti Timur yang mendampingi mengalami perubahan yang positif. Pasalnya, Fitriani dinilainya tampil lebih berani dan mampu meredam kelebihan-kelebihan lawan. Meski di awal dia tertinggal lebih dahulu.

Di gim kedua, Fitriani dinilai Minarti tampil cerdik. Dia memanfaatkan kondisi fisik lawan yang mulai menurun di ujung-ujung gim kedua ini, hingga akhirnya menyalip poin di akhir.

Sementara pada gim ketiga, stamina lawan yang mulai kendor membuat pukulannya tidak akurat lagi. Hingga Fitriani pun memiliki banyak kesempatan untuk menyerang dan mematikan lawan.

"Dari awal sudah berani reli dulu, kalau ada kesempatan baru balik serang. Dia bisa mengendalikan pukulan-pukulan lawan yang tajam dan akurat dengan menerapkan pola main yang sudah direncanakan, merusak posisi lawan untuk bisa menyerang balik," ujar Minarti menggambarkan permainan Fitriani seperti yang dikutip dari rilis PBSI.

Menurut Minarti, dirinya hanya berusaha meyakinkan anak didiknya tersebut untuk berpikir positif dan menikmati segala perjuangan dalam permainan yang dijalaninya. Dirinya mengatakan bahwa yang penting Fitriani jangan mau kalah dulu dan harus main lebih berani.***

Bagikan: