Pikiran Rakyat
USD Jual 14.291,00 Beli 13.991,00 | Cerah berawan, 26.2 ° C

Indra Sjafri Matangkan Persiapan Timnas U-22 untuk Laga AFF 2019

Wina Setyawatie
PELATIH Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019/ANTARA FOTO
PELATIH Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kedua kanan) memberikan intruksi kepada pemain saat sesi latihan di Lapangan Madya, Komplek SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Di hari ketiga latihan Timnas U-22, sang pelatih Indra Sjafri ingin melihat kapasitas pemain dalam penyelesaian dan kemampuan dalam bertahan. Hingga latihan kemarin pun lebih banyak difokuskan kepada teknikal grup. 

Kamis 10 Januari 2019, Indra akan mulai masuk dalam teknikal tim. Guna mencari permainan seperti apa yang cocok dengan skuad yang dimilikinya. 

"Ini dalam rangka mencari, siapa pemain yang bisa memerankan apa di posisi apa. Besok (hari ini -Red.) kita sudah masuk ke yang lebih besar di tim taktikal," ujarnya usai latihan Timnas di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu 9 Januari 2019. 

Siapkan 40 nama pemain

Sejauh ini, menurutnya, potensi yang ditunjukkan para pemainnya cukup memuaskan. Dirinya mengaku tidak salah panggil pemain untuk memperkuat tim ini. 

"Sebesar apa potensinya, ya itu nanti melihat dari hasil bisa juara atau tidak mereka. Kalau bisa juara, artinya mereka bisa memenuhi ekspektasi yang diharapkan. Sekarang yang penting kami ambil 40 pemain dulu untuk didaftarkan ke AFF dulu, setelah itu kita bangun tim. Setelah pekan pertama ini kita bangun tim, lanjut lakukan beberapa uji coba dan mungkin nanti satu uji coba internasional," tuturnya. 

Indra memastikan dari 38 nama di pemanggilan pertama ini akan ada yang terdegradasi. Mereka yang terdegrdasi akan digantikan oleh pemain yang dipanggil di tahap kedua. Baru setelah itu, menurut Indra pihaknya akan membuat daftar 40 nama pemain yang akan didaftarkan ke AFF pada 27 Januari mendatang. 

Bukan hanya skill di lapangan, kriteria lain yang menurut Indra dicari olehnya adalah pemain yang secara fisik dan mental mumpuni. "Seleksi mereka ini tidak hanya di lapangan teknis seperti ini saja. Saya juga akan melihat dari rekam jejak medis mereka, informasi kondisi fisik, serta keadaan mereka secara mental. Hari ini (kemarin -Red.) mereka ada psikotest dan test intelejensia (kepintaran)," imbuh Indra menjelaskan. 

Belum tetapkan

Sementara itu, dengan persiapan yang hanya dua pekan saja, Indra mengaku baru akan menetapkan target di Piala AFF U-22 2019 Februari mendatang setelah skuad inti timnas terbentuk. Skuad inti Timnas sendiri akan terbentuk setelah tiga ujicoba Timnas yang akan digelar pada Januari-Februari nanti. 

"Saya pikir setiap pelatih tentu punya target tinggi. Tetapi tinggi saja tidak bisa, tetap harus realistis. Saya pribadi akan membuat tim ini secepat mungkin terbentuk setelah ujicoba nanti, lewat satu pertandingan internasional dan ada tiga partai lokal. Setelah itu baru saya bisa mematok target apa di AFF nanti. Saya berharap kami tidak terlalu lama dengan seleksi pemain untuk Piala AFF," katanya.

Sebelumnya PSSI tidak menetapkan target apapun di Piala AFF. Mengingat target puncaknya adalah medali emas SEA Games di akhir tahun ini, maka Piala AFF hanya dijadikan mereka sebagai ajang ujicoba untuk Timnas U-22.

Sejauh ini, proses adaptasi pemain sendiri yang memiliki latar belakang pengalaman berbeda berjalan dengan lancar. Para pemain menurutnya sudah bisa beradaptasi dengan cepat.

Uji coba internasional

Idealnya persiapan Timnas memang harus melewati seleksi atau TC jangka panjang, asalkan kompetisinya berjalan. Sementara problem Timnas saat ini adalah kompetisi di Indonesia sedang libur. Hingga membuat pemain melakukan "pre-seasonnya" justru di Timnas. 

"Harusnya tidak begitu. Pemain melakukan persiapan di klub, dan ketika dipanggil Timnas mereka sudah siap. Tapi ini kebalikannya, khusus pemain lokal. Untuk yang bermain di luar negeri, kami cukup diuntungkan karena mereka telah menjalani "pre-season di klub masing-masing. Makanya mereka hanya akan dipanggil saat kami memerlukan nanti untuk "game plan". Kita harus hadirkan mereka," ujarnya. 

Terkait dengan uji coba, Indra mengaku pihaknya mendapatkan konfirmasi dari PSSI bahwa Timnas harus melakoni laga tandang, keluar dari Indonesia untuk uji coba internasional. Saat ini pihaknya masih berdiskusi di PSSI baik tim pelatihan dan administrasi untuk melihat apakah perlu Timnas menjalani ujicoba away ini. 

"Saat katanya belum ada yang pas untuk datang ke Indonesia karena mereka juga masih training camp. Jadi belum diputuskan untuk uji coba luar, karena kalau kemungkinan kami yang harus ke luar negeri," tuturnya. 

Saat dikonfirmasi, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan bahwa Tiongkok yang awalnya akan jadi calon lawan ujicoba Timnas U-22, saat ini sedang TC di Australia. Rencananya memang mereka akan ke Indonesia, namun pihak Tiongkok mengaku justru mengundang balik Timnas kesana.

"Itu sedang kami pertimbangkan," ujar dia.***

Bagikan: