Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Cerah berawan, 25.4 ° C

“Suster Ngesot” Mendampingi Indra Sjafri di Timnas U-22

Abdul Muhaemin
NOVA Arianto.*/Ist
NOVA Arianto.*/Ist

MANTAN pemain Persib Bandung Nova Arianto telah resmi ditunjuk oleh Pelatih Tim Nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri sebagai asistennya. Dipilihnya Nova Arianto sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, lantaran mantan bek andalan Persib Bandung tersebut telah memenuhi syarat yang harus dipenuhi yaitu memiliki lisensi kepelatihan AFC. Selain menunjuk Nova Arianto, Indra Sjafri juga turut memanggil Yunan Helmi untuk mendampinginya.

Mengetahui namanya dipilih sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Nova Arianto mengaku sangat senang dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Indra Sjafri. Dia menilai dengan kembali ke Timnas Indonesia, bisa menjadi kesempatan baginya untuk memberikan yang terbaik saat didapuk serta diberi kepercayaan.

“Puji Tuhan, terima kasih coach @indrasjafri_coach saya diberi kesempatan untuk kembali ke Timnas, semoga saya dan staff yang lain bisa membantu coach dan memberikan yang terbaik buat Timnas U-22,” ujar Nova Arianto di akun Instagram miliknya, Jum’at 4 Januari 2019.

Dengan dipilihnya Nova Arianto sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, tentu bukanlah hal yang sembarang. Sebab sejak tidak lagi aktif sebagai pemain professional, Nova Arianto telah berkecimpung di dunia kepelatihan dengan menukangi sejumlah tim.

NOVA Arianto.*/Ist

Madiun Putra menjadi tim pertama yang dinakhodai oleh Nova Arianto, lalu Bhayangjara Fc dan terakhir dia tercatat menjadi pelatih di tim Lampung Sakti. Lebih lanjut Nova Arianto mengakui untuk menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 bukanlah tugas yang mudah.

Namun dia percaya dengan keikhlasan, jujur dan profesional segala kesulitan yang dihadapi nantinya, akan dirasakan lebih mudah dan mendapatkan hasil yang terbaik membawa Timnas Indonesia U-22 berprestasi.

“Tugas cukup berat kedepan tapi selama dijalani dengan ikhlas, jujur dan profesional semoga selalu diberi kemudahan dan diberikan hasil terbaik,” ujar Nova Arianto yang juga merupakan anak dari pelatih kawakan Sartono Anwar.

Pernyataan Nova Arianto ini tentu benar adanya, sebab pada tahun 2019 ini sejumlah agenda besar telah menanti Timnas Indonesia U-22. Ujian pertama akan dihadapi oleh Timnas Indonesia U-22 pada Februari dalam ajang Piala AFF U-22, selepas itu Timnas Indonesia U-22 akan bertanding di kualifikasi AFC U-23 pada Maret, dalam memperebutkan tiket menuju AFC Cup U-23 yang digelar tahun depan.

Hingga puncaknya adalah pada November-Desember 2019, Timnas Indonesia U-22 akan berlaga di ajang Sea Games 2019. 

Suster ngesot

Bobotoh tentu mempunyai kenangan tersendiri dengan pemain berkepala plontos tersebut, Nova Arianto pernah menjadi bagian dari tim Persib Bandung dari tahun 2007 hingga tahun 2010. Saat menjadi pemain Persib Bandung, Nova Arianto adalah salah satu bek terbaik yang dimiliki oleh Indonesia, sehingga tidak bisa dipungkiri bahwa saat itu Nova Arianto menjadi benteng tangguh baik di Persib Bandung, atau kala berseragam Timnas Indonesia.

NOVA Arianto.*/Ist

Selain piawai dalam menjaga pertahanan, Nova Arianto juga tidak jarang ikut membantu penyerangan dan berhasil mencetak gol. Hal yang paling diingat dan paling ditunggu-tunggu bobotoh saat Nova Arianto sukses mencetak gol saat itu, adalah selebrasi khasnya yaitu gaya suster ngesot.

Selebrasi yang dilakukan oleh Nova Arianto tiap kali mencetak gol ini membuat dia identik dengan suster ngesot, yang tidak lain adalah sosok hantu dari Indonesia. Bahkan selebrasi suster ngesot yang dilakukan oleh Nova Arianto bukan hanya dilakukan saat membela Persib Bandung, saat berbaju Timnas Indonesia dia juga melakukan selebrasi unik yang sempat mencuri perhatian media internasional tersebut.

Dari rekam jejak karirnya, selain pernah berbaju Persib Bandung, Nova Arianto telah malang melintang di berbagai klub yang ada di Indonesia. PSIS Semarang, Persebaya Surabaya, Sriwijaya Fc dan Madura United, sempat menjadi pelabuhan Nova Arianto sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 2017 lalu.***

 

Bagikan: