Pikiran Rakyat
USD Jual 14.370,00 Beli 14.070,00 | Berawan, 22.5 ° C

Membeludak hingga 3.560 Peserta, Ujian Taekwondo Kota Bandung Cetak Rekor

Arif Budi Kristanto

BANDUNG, (PR).- Ujian kenaikan tingkat (UKT) yang digelar Pengurus Cabang Taekwondon Indonesia (TI) Kota Bandung di GOR KONI Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Minggu 9 Desember 2018 mendapatkan respons antusiasme besar dari peserta. Sebanyak 3.560 peserta tercatat mengikuti UKT dan tercatat sebagai jumlah terbanyak sepanjang digelarnya UKT.

"Antusiasmen UKT kali ini memang luar biasa, jumlahnya menjadi rekor terbanyak sepanjang sejarah digelarnya UKT TI Kota Bandung," ujar Sekretaris Umum TI Kota Bandung Dedi Heryadi di sela-sela kegiatan.

Dia mengatakan, UKT digelar untuk penyandnag sabuk putih (geup 10) sampai sabuk merah (geup 2). Materi ujian berupa jurus (poomsae) maupun duel (kyorugi). 

"Yang menarik, peserta ujian terbanyak kali ini adalah dari sabuk putih. Jumlahnya mencapai 1.500 peserta dari usia 6 tahun, bahkan ada yang usia 40 tahun. Ini menandakan banyak bobit baru, mudah-mudahan juga banyak yang potensial," kata Dedi.

Menurut Dedi, ajang UKT keempat sepanjang 2018 ini bukan sekadar ujian. Namun, dari ajang yang selalu diikuti ribuan taekwondoin itu, TI Kota Bandung berharap akan menemukan bibit-bibit atlet potensial yang kelak bisa dibina untuk menjadi atlet andalan Kota Bandung pada berbagai ajang.

"Memang butuh pembinaan jangka panjang, apalagi dari sabuk putih. Tapi kami berharap ada bibit-bibit atlet potensial baru yang nantinya prospektif untuk terus dibina dan diandalkan Kota Bandung," kata Dedi. 

Dedi menambahkan, setelah UKT sabuk putih sampai sabuk merah ini, akan digelar juga UKT sabuk hitam. Ujian tersebut akan digelar pada akhir Desember 2018.

"Kami juga berharap bisa menemukan atlet-atlet potensial pada ujian sabuk hitam tersebut," kata Dedi.***

Bagikan: