Pikiran Rakyat
USD Jual 14.007,00 Beli 14.105,00 | Umumnya berawan, 27.3 ° C

Yana Kecewa Porda XIII/2018 di Bogor Lebih Mengedepankan Prestise

Miradin Syahbana Rizky

BANDUNG, (PR).- Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengaku prihatin dengan tuan rumah dalam pelaksanaan Porda XIII/2018 yang lebih mengedepankan prestise. Kekecewaan Yana terhadap gelaran olahraga yang semestinya mengutamakan prestasi itu disampaikan, setelah ia menerima hasil evaluasi dari KONI Kota Bandung, terkait pelaksanaan Porda di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

"Sebagai insan olahraga, saya tentu cukup prihatin karena ajang kemarin lebih kepada prestise tuan tumah, bukan prestasi. Padahal kalau kita nilai olahraga itu merupakan sebuah sportifitas," kata Yana saat dijumpai di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Rabu 21 November 2018.

Dari hasil laporan yang diterima, Yana mengungkapkan bahwa penyebab kegagalan Kota Bandung dalam mencapai target mayoritas disebabkan oleh faktor non-teknis. 

"Tidak tercapainya target kita di Porda XIII kemarin itu lebih banyak dari faktor non-teknis. Pada kenyataannya seperti itu, dan ini bukan alasan kenapa kita tidak mencapai target tapi berdasarkan kajian dari teman-teman di KONI," ujarnya.

Ia mengatakan dirinya akan memberikan masukan agar pelaksanaan multi even tingkat provinsi itu bisa lebih baik lagi. Yana pun mengaku akan mencoba melakukan audiensi bersama Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil. 

"Karena Porda domainnya ada di tingkat Provinsi, mudah-mudahan gubernur beserta KONI Jawa Barat bisa melakukan kajian lagi, bukan dari kita saja (Kota Bandung) tapi juga bersama daerah lainnya. Dan kita dari daerah mungkin akan berusaha memberikan masukan dari hasil evaluasi kita, mungkin waktunya akan melihat dari kesibukan pak gubernur," ucapnya. 

Dia berharap pada pelaksanaan Porprov XIV tahun 2022 mendatang, tuan rumah berikutnya bisa menjunjung tinggi nilai sportifitas. Terlebih nantinya tuan rumah Porprov tidak hanya dipegang oleh satu daerah saja, melainkan tiga daerah diantaranya Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Subang dan Kota Tasikmalaya. 

"Kedepan mari kita junjung nilai-nilai sportifitas, karena Porprov akan dilaksanakan di tiga wilayah. Mudah-mudahan kita diberi waktu oleh pak gubernur untuk menyampaikan. Pada intinya seperti yang saya sampaikan, Porprov kedepan bukan sekedar prestise saja melainkan prestasi, mudah-musahan dengan penyebaran tuan rumah juga bisa mengurangi faktor non-teknis," ujarnya.***

 

Bagikan: