Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Indonesia Tembus Target Minimal Medali Emas Asian Para Games 2018

Wina Setyawatie
PECATUR putra Indonesia Simanja Nasip Farta berpose seusai menerima medali emas kategori catur standar P1 perorangan putri Asian Para Games 2018 di Cempaka Putih Sports Hall, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.*
PECATUR putra Indonesia Simanja Nasip Farta berpose seusai menerima medali emas kategori catur standar P1 perorangan putri Asian Para Games 2018 di Cempaka Putih Sports Hall, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.*

JAKARTA, (PR).- H-3 jelang penutupan Asian Para Games (APG) 2018, pencapaian medali emas Indonesia telah melewati target minimal yang ditetapkan pemerintah, yakni 16 medali emas. Hingga Rabu, 10 Oktober 2018 petang, pukul 18.00 WIB, Indonesia telah menembus pencapaian tersebut dengan hasil 22 medali emas.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Kontingen Indonesia, Arminsjah di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018. Menurut dia, dengan tambahan proyeksi medali Indonesia, jumlah medali emas sudah menyentuh target yang ditetapkan.

Catur, menurut dia, menjadi penyumbang medali terbanyak di hari Rabu, 10 Oktober 2018, dengan enam emas dari nomor beregu putri standar P1 (tuna daksa), beregu putra standar VI-B1 (tuna netra), beregu putri standar VI-B1, perorangan putri standar P1 atas nama Nasip Farta Simanja, perorangan putra standar B1 lewat Hendi Wirawan, dan perorangan putri standar B1 atas nama Debi Ariesta.

Sumbangan empat emas lagi datang dari cabang lawn bowls nomor B1 individual open (tuna netra) atas nama Dwi Widiantoro, B2 individual open (low vision) Julia Verawati, B4 individual open (low vision) Suwondo, dan B6 individual putri (low vision) lewat Mella Windisari.

Lalu ditambah dengan tiga medali emas dari tenis meja, nomor ganda putra TT10 dari David Jacobs-Akbar Comet, ganda putra TT4-5 lewat Agus Sutanto-Tatok Hardiyanto, dan ganda campuran kelas 6-8 M. Rian Prahasta-Suwarti.

Bagi David ini merupakan emas keduanya di ajang ini setelah sebelumnya mempersembahkan di nomor tunggal putra TT 10. Di final David-Akbar mengalahkan wakil Korea  Shin Seung Weon-Jung Sukyon dua set langsung tanpa balas (11-5, 11-7).

"Jadi total melewati target minimum. Tapi kemungkinan masih bisa bertambah lagi kelihatannya. Saat ini ranking masih masuk dalam target awal, yakni 7 besar. Tapi mudah-mudahan melesetnya ke atas. Karena target dari Presiden sendri 8 besar," katanya Arminsjah.

Menurut dia, dengan semakin banyaknya atlet meraup medali emas, maka akan semakin banyak pula atlet Indonesia yang bisa lolos ke Paralimpik 2020 Tokyo. Mengingat 17 dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Para Games (APG) ini merupakan salah satu kualifikasi Paralimpik. Dimana para peraih emas APG akan lolos otomatis ke Paralimpik.

"Yang jelas hasil ini tidak bisa tercapai bila atletnya tidak hebat. Termasuk dukungan yang paling terasa tentu dari tim medis dan psikolog (sebanyak 24  orang) yang siap menjaga mental dan semangat juang atlet, hingga bisa mencapai target emas saat ini," tuturnya.

Di luar ekspektasi



Cabor catur menjadi penyumbang medali terbanyak untuk Indonesia saat ini dengan enam emas. Hasil ini cukup mengejutkan, mengingat target awal hanya empat emas saja.

Apalagi sebelumnya, catur dipertimbangkan tidak dipertandingkan APG karena bukan merupakan cabor Paralimpiade 2020 Tokyo.

Pelatih Tim Catur Indonesia, Martono mengatakan bahwa hasil ini luar ekspektasinya. Karena awalnya, probabilitas terbanyak di catur hanya dari empat nomor saja. Ini mengingat persaingan di level Asia ini agak berat. 

"Terbukti dari hasil permainan, melawan Iran dan India itu yang berat. Tapi, alhamdulillah kita dalam mengimbangi. Yang pasti tidak diperkirakan adalah nomornya Hendi, meskipun kita sudah mempersiapkannya," katanya. 

Menurut dia, kemungkinan bertambahnya medali dari cabang yang dipegangnya sangat besar. Ada beberapa nomor rapid yang dinilainya juga cukup berpeluang.

"Kemungkinan tambah ada, mungkin empat peluang. Belum tahu di nomor yang mana, tapi insyaallah kita coba dulu. Tapi yang pasti, dengan hasil ini saja, alhamdulillah saya bangga dengan teman-teman. Intinya mereka sudah bisa memenuhi target yang ditetapkan NPC Indonesia. Minimal dengan raihan medali ini kita kedepannya jadi lebih mudah," tuturnya.***

Bagikan: