Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

Piala Asia 2018, Timnas Kembali Incar Kemenangan Kedua Lawan Vietnam

Wina Setyawatie
PESEPAK bola Indonesia U-16 Amirudin Bagus Kahfi Alfikri melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Iran pada laga Grup C Piala AFC U-16 2018 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Jumat, 21 September 2018. Timnas Indonesia menang 2-0 atas Iran.*
PESEPAK bola Indonesia U-16 Amirudin Bagus Kahfi Alfikri melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Iran pada laga Grup C Piala AFC U-16 2018 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Jumat, 21 September 2018. Timnas Indonesia menang 2-0 atas Iran.*

KUALA LUMPUR, (PR).- Tim Nasional (Timnas) Indonesia kembali mengincar kemenangan keduanya pada babak penyisihan Grup C Piala Asia U-16 2018. Pada pertandingan kedua fase grup ini, David Maulana dkk. akan bersiap menghadapi Vietnam di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin, 24 September 2018 mendatang.

Pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini menilai, kedua tim sejauh ini sedikit banyak sudah sama-sama tahu kelemahan dan kekuatan masing-masing. Hal itu karena keduanya sudah sangat sering bertemu di beberapa turnamen dalam dua tahun terakhir ini.

Dari tiga pertemuan di Tien Phong Plastic Cup 2017, Jenesys Japan-ASEAN U-16 2018, dan Piala AFF U-16 2018 akhir Juli lalu di Sidoarjo, Indonesia sementara unggul dua kali. Hasil imbang dipetik pada Turnamen Tien Phong. 

Meskipun secara skuad berbeda, namun, menurut Fakhri tipikal permainan Vietnam saat ini hampir sama dengan yang Timnas hadapi di tiga turnamen sebelumnya. Hingga menurut dia, laga nanti diibaratkannya hanya sebagai latihan bersama saja. Meskipun tetap kemenangan menjadi incaran utama mereka.

 

"Timnas Vietnam saat ini memang berbeda. Namun gaya main dan formasinya sama dengan Vietnam yang kami hadapi sebelumnya. Jadi kami pun sudah cukup tahu sama tahu. Jadi anggap saja seperti latihan bersama. Kami tetap tidak akan meremehkan lawan, dan tetap akan berjuang. Mohon dukungannya lagi kepada seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya seperti yang dikutip dari laman resmi situs PSSI.

Dalam sisa waktu yang ada, Fakhri mengatakan bahwa dirinya dan tim pelatih tengah menyiapkan kondisi fisik dan stamina pemainnya.

Adapun dari pertandingan melawan Iran, menurut dia, ada dua pemain yang hingga kini masih dipantau cederanya oleh tim dokter. Keduanya yakni Brylian Aldama dan Mochammad Supriadi.

Jika tidak juga memungkinkan kondisi kedua pemain tersebut hingga hari ini (H-1) maka, besar kemungkinan keduanya tidak akan diturunkan saat berhadapan dengan Vietnam. Tapi Fakhri mengaku sudah mengantisipasinya. 

"Saya punya 23 pemain, dan saya yakin sebagian besar mereka juga bisa main di lebih satu posisi," ucapnya. 

Tekanan besar



Sementara itu, dari kubu lawan, tekanan besar ada di pundak Vietnam. Pasalnya, mereka kandas di laga pertama saat berhadapan dengan India.

Vietnam kalah 0-1, hingga kemenangan pun menjadi hal yang wajib untuk tetap membuka peluang ke babak berikutnya.

Menghadapi Indonesia, Pelatih Vietnam Vu Hong Viet mengingatkan agar pemainnya harus waspada. Pasalnya, kemenangan atas Iran di laga pertama dinilainya membuat motivasi pemain Indonesia menjadi lebih tinggi. 

"Mereka bermain bagus di pertandingan pertama. Maka para pemain pun harus mewaspadai Indonesia. Tapi kami akan sangat siap untuk pertandingan nanti," tuturnya.***

Bagikan: