Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 22.8 ° C

Ahmad Saefudin Pimpin KONI Jabar 2018-2022

Arif Budi Kristanto
PETAHANA Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Brigjen Ahmad Saefudin dipastikan kembali memimpin KONI Jawa Barat masa bakti 2018-2022.*
PETAHANA Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Brigjen Ahmad Saefudin dipastikan kembali memimpin KONI Jawa Barat masa bakti 2018-2022.*

BANDUNG, (PR).- Petahana Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Brigjen Ahmad Saefudin dipastikan kembali memimpin KONI Jawa Barat masa bakti 2018-2022. Sebagai calon tunggal, Ahmad terpilih secara aklamasi dengan dukungan 85 suara dari 90 suara anggota KONI Jawa Barat pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jabar di Hotel Grand Aquila, Jalan Dr Djunjunan, Kota Bandung, Kamis, 13 September 2018.

"Alhamdulillah ternyata rekan-rekan anggota KONI Jabar yang hadir memberikan dukungan kepada kami sebanyak 85 suara, itu sangat mayoritas. Suara mayoritas ini bukan karena suatu hal, tapi rekan-rekan memang meyakini momen prestasi olah raga Jabar ini layak ditingkatkan. Ini kepercayaan yang besar bagi saya," ujar Ahmad seusai Musorprov.

Dia mengatakan, KONI Jabar akan segera melaporkan hasil Musorprov ini kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. "Pada momen itu kita akan tahu bagaimana keinginan dan harapan Gubernur dalam rangka meningkatkan prestasi olah raga," kata Ahmad.

Ahmad mengatakan, misi prioritas yang akan segera diwujudkan adalah peningkatan kualitas SDM atlet Jabar yang unggul pada berbagai aspek.

"Untuk itu, sentra-sentra pembinaan di kabupaten kota harus berjalan. Kebijakan pemerintah harus mendukung. Misalnya, (SPORT Jabar) Arcamanik harus didorong ke pemerintan untuk menjadi tempat pembinaan terpadu sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi olah raga," kata Ahmad.

Selain menetapkan Ahmad Saefudin sebagai Ketua KONI Jabar masa bakti 2018-2022, Musorprov juga memutuskan Ahmad sebagai Ketua Tim Formatur untuk membentuk kepengurusan KONI Jabar. Ahmad akan dibantu oleh Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Barat Gianto Hartono dan Ketua KONI Kabupaten Bogor Rusli dalam membentuk kepengurusan KONI Jabar masa bakti 2018-2022.

"Saya diberi waktu 30 hari. Tapi, dalam 2 pekan kepengurusan harus clear karena kita akan menghadapi Porda. Setelah Porda langsung mempersiapkan Pelatda atau PON bayangan karena pada April 2019 kita akan menjalani babak kualifikasi PON. Semoga kita bisa meloloskan banyak atlet," ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, dalam pembentukan kepengurusan nanti, dia akan membuat terobosan dengan mengangkat wakil ketua yang khusus menangani pengembangan industri olah raga.

"Pembentukan kepengurusan tentunya mengacu AD ART. Tapi saya akan mengarah ke wakil  ketua agar industri lah raga bisa ditumbuhkan. Jadi nanti  ada yang baru dalam kepengurusan," kata Ahmad. 

Musorprov KONI Jawa Barat digelar sejak Rabu, 12 September 2018. Musorprov tidak dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil maupun perangkat pemerintah provinsi Jabar lainnya. Kegiatan ini dibuka secara resmi dan ditutup oleh Wakil Ketua KONI pusat Suwarno.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil enggan menanggapi ihwal Musorprov KONI Jabar yang tetap digelar tanpa restu dirinya itu.

"Ya itu nanti saya tunggu hasilnya saja," ujar Ridwan Kamil.***

Bagikan: