Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Berawan, 22 ° C

Sumbang Medali di Asian Games 2018, 23 Mahasiswa UPI Beroleh Beasiswa

Miradin Syahbana Rizky
SEBANYAK 23 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang sukses meraih medali pada Asian Games 2018 mendapatkan kadeudeuh serta beasiswa menyelesaikan sarjana di Gedung Gymnasium, Setiabudi, Kota Bandung, Senin, 3 September 2018.
SEBANYAK 23 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang sukses meraih medali pada Asian Games 2018 mendapatkan kadeudeuh serta beasiswa menyelesaikan sarjana di Gedung Gymnasium, Setiabudi, Kota Bandung, Senin, 3 September 2018.

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 23 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang sukses meraih medali pada Asian Games 2018 mendapatkan kadeudeuh serta beasiswa menyelesaikan sarjana di Gedung Gymnasium, Setiabudi, Kota Bandung, Senin, 3 September 2018. Pemberian beasiswa dan kadeudeuh pada atlet tersebut langsung diberikan rektor UPI Bandung Prof Asep Kadarohman dengan disaksikan ratusan mahasiswa baru.

"UPI bangga dan berbahagia dengan prestasi yang diraih mahasiswa serta dosen yang menjadi pelatih sekaligus ofisial. Ini prestasi yang luar biasa," ucap Asep seusai pemberian kadeudeuh.

Dia menambahkan, pemberian beasiswa memang sengaja pihaknya lakukan di hadapan para mahasiswa baru Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI Bandung. Hal itu dilakukan tak lain untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa baru agar bisa berprestasi di dunia olahraga maupun akademik.

"Kita sengaja memberikannya di depan ratusan mahasiswa baru supaya bisa dijadikan motivasi bagi mereka. Para atlet berprestasi ini bisa menjadi motivator mereka," ujarnya.

Menurut dia, beasiswa dan kadeudeuh tak hanya diberikan kepada peraih medali emas saja tapi juga peraih perak dan perunggu. Sebab, kata dia, meraih perunggu di level multi even tingkat tertinggi Asia bukanlah hal yang mudah.

"Kita berikan beasiswa khususnya yang meraih medali. Bukan emas saja tapi perak dan perunggu juga. Karena pencapaian yang mereka raih sudah luar biasa. Kami berikan beasiswa bebas biaya sampai lulus menjadi sarjana," tutur Asep.

Hal senada dikatakan Dekan FPOK UPI Bandung Adang Suherman. Menurut Adang, FPOK menjadi salah satu fakultas yang mampu menelurkan atlet berprestasi di Asian Games 2018.

"Tentu saja sebagai pimpinan fakultas saya bangga dan bahagia. Saya kira pemberian beasiswa yang dilakukan rektor langsung kepada atlet berprestasi di Asian Games 2018 merupakan catatan sejarah karena baru pertama kali dilakukan universitas," ujar Adang.

Kuliah Umum



Sebelumnya, Wakil Walikota Bandung Terpilih Yana Mulyana menggelar kuliah umum bertena Pengembangan SDM Keolahragaan dalam era revolusi industri 4.0 menuju indonesia emas 2045. Dalam pemaparannya, Yana menekankan akan pentingnya peningkatan sumber daya manusia serta pembangunan sarana olahraga bertaraf internasional untuk menunjang prestasi atlet di masa mendatang.

"Tanpa sarana yang memadai saja ternyata banyak atlet Kota Bandung yang mampu berprestasi di Asian Games 2018. Contohnya adalah atlet panjat tebing dan dayung yang mampu menyumbangkan medali meski sarana latihannya belum berstandar internasional," ucap Yana.

Untuk itu, Yana berjanji pemerintah Kota Bandung bersama KONI dan dunia pendidikan akan bersama-sama mengembangkan dan mensupport prestasi atletnya. Apalagi, saat ini prestasi atlet Indonesia terus berkembang.

"Kedepannya harus ada kolaborasi antara Pemkot Bandung, KONI dan FPOK. Kami harus sama-sama membuat grand desain pembangunan olahraga di Kota Bandung," tutur Yana. 

Kedua puluh tiga atlet yang mendapatkan kadeudeuh yakni Fitra Agung (atlet bola tangan), Bagas (bola tangan), M Phasa (bola tangan), Ria Astuti (bola tangan), Putri Dwi (bola tangan), Lia A (bola tangan), Marselina (bola tangan), Aulia Akbar (hoki), Lispa (hoki), Ferdiansyah (dayung), Firdausi Nurul (dayung), Ujang Hasbullah (dayung), Melani Putri (dayung), S Devi (dayung), F Nur (dayung), Denri M (dayung), M Nur (squash), M Hamid (polo air), M Rafi (polo air), Upiet S (polo air), Zaenal Arifin (polo air), K Najma (kurash), Widya F (panjat tebing).***

Bagikan: