Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Badai petir, 29.3 ° C

Jelang Akhir Asian Games 2018, Inasgoc Fokus Manajemen Kepulangan Atlet

Wina Setyawatie
PETENIS meja Indonesia Hawwa Kharisma Nur mengembalikan bola kepada lawannya petenis meja Jepang Kato Miyu pada babak penyisihan tenis meja tunggal putri Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018.*
PETENIS meja Indonesia Hawwa Kharisma Nur mengembalikan bola kepada lawannya petenis meja Jepang Kato Miyu pada babak penyisihan tenis meja tunggal putri Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018.*

JAKARTA, (PR).- Mendekati akhir Asian Games 2018, Panitia Penyelenggara Asian GAmes 2018 (Inasgoc) mulai fokus pada manajemen kepulangan atlet. Meskipun saat ini sudah ada atlet yang pulang dari daerah penyelenggaraa Palembang, namun diperkirakan puncak kepulangan adalah 3-4 Agustus 2018.

Diperkirakan akan ada 3.000-4.000 batch kepulangan. Guna mengantisipasi adanya kendala, maka pihaknya akan membentuk kepanitiaan sendiri. Hal tersebut diungkapkan Wakil Direktur Transportasi Inasgoc, Sudjianto Adji dalam jumpa pers di Main Press Center (MPC), JCC Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Agustus 2018.

"Untuk proses kepulangan ini, saat ini kami fokus di wisma atlet. Akan dipergunakan terminal 1 dan 2 di Bandara Soekarno Hatta untuk kepulangan atlet. Nantinya akan ada shuttle, yang akan ada 30 menit hingga 1 jam sekali, dan sistem grouping untuk kontingan besar seperti Tiongkok dan Korea. Semua akan kami layani dan saat ini sedang kami persiapkan. Untuk kepulangan ini optimalnya sampai dengan 4 September, selebihnya pemulangan kecil. Namun tetap kami layani," ujarnya.

Saat ini, menurut dia sudah ada kepulangan atlet. Namun skalanya kecil dari Jakarta dan Palembang. Namun, sayangnya, negara dan cabor apa saja yang telah pulang, Sudjianto tidak bisa menjelaskan karena tidak membawa datanya akunya. 

"Untuk kepulangan dengan skala kecil ini, kami telah sediakan sekitar 200 bus besar dan 10 buffer tidak dikurangi, karena kontrak kami dengan Kemenhub hingga 4 September mendatang. Tapi kendalanya bukan pada jumlah kendaraannya, tapi lebih kepada tempat parkirnya di bandara," ucapnya.

Tidak komplain



Terkait dengan evaluasi sistem transportasi selama di Asian Games 2018 ini, Sudjianto mengatakan bahwa semua sudah berjalan sesuai dengan permintaan Dewan Olimpiade Asia. Termasuk waktu perjalanan dari wisma atlet menuju venue. 

"Sampai saat ini tidak ada komplain dari peserta untuk waktu tempuh dari Wisma Atlet ke venue. Perjalanan rata-rata semua sudah memakan waktu di bawah 30 menit," katanya. 

Saat ini berdasarkan laporan harian yang diterimanya, kata dia, waktu perjalanan dari Wisma Atlet menuju venue di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta rata-rata sekitar 23-27 menit. Yang waktunya agak panjang yakni ke tiga venue di area sub urban yakni GOR POPKI Cibubur, Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan lapangan golf Pondok Indah. Untuk ketiga venue tersebut mamakan waktu sekitar 30-35 menit.***

Bagikan: