Pikiran Rakyat
USD Jual 14.644,00 Beli 14.546,00 | Cerah berawan, 27.6 ° C

Squash Beregu Putri Indonesia Raih Kemenangan Perdana Asian Games 2018

Miradin Syahbana Rizky
Atlet Squash Indonesia Irma Maryani memukul bola saat melawan atlet Squash Cina Duan Siyu pada penyisihan Squash Beregu Putri Asian Games 2018 di Stadion Squash GBK (GBK-Squash Stadium), Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018.*
Atlet Squash Indonesia Irma Maryani memukul bola saat melawan atlet Squash Cina Duan Siyu pada penyisihan Squash Beregu Putri Asian Games 2018 di Stadion Squash GBK (GBK-Squash Stadium), Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018.*

JAKARTA, (PR).- Timnas squash beregu putri Indonesia sukses meraih kemenangan perdana pada babak penyisihan Pul B di Squash Stadium, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Squash Indonesia mampu mengalahkan Tiongkok dengan skor 2-1 yang menurunkan tiga pemain squash terbaiknya.

Di laga pertama Indonesia sempat unggul terlebih dahulu atas Yeni Siti Rohmah. Yeni mampu menang tiga set langsung atas atlet Jinyue Gu dengan 11-8, 13-11 dan 11-9. Skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia atas Tiongkok.

Pada game kedua, Tiongkok mencoba bangkit. Menurunkan Li Dongji, Tiongkok mampu memberikan perlawanan sengit terhadap atlet Yuliana Catur. Bahkan, Catur dibuat tak berkutik selama tiga set dimana dia kalah 8-11, 9-11 dan 1-11. Skor menjadi imbang 1-1 bagi kedua tim.

Di game ketiga, laga berjalan lebih ketat. Tiongkok dan Indonesia menampilkan permainan yang aktraktif dan tanpa lelah. Namun, dengan perjuangan yang keras atlet putri squash Indonesia Maryani Irma mampu mengalahkan perlawanan sengit Duan Siyu.

Set pertama, Irma sempat kesulitan mengembangkan permainan di awal permainan. Dia tertinggal terlebih dahulu hingga skor 3-0. Namun, berkat kegigihannya ia mampu mengembalikan keadaan hingga menang 11-5 atas Duan Siyu.

Di set kedua, Duan dan Irman saling kejar mengejar angka. Sempat kalah 1-3, Irma akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 11-7. Skor 2-0 untuk keunggulan Irma.

Pada set ketiga, Duan tak menunjukkan gelagat untuk mengalah atas Irma. Bahkan, Duan mampu membuat skor imbang 10-10 di akhir set. Namun, perlawanan Duan sepertinya harus berakhir setelah ia menyerah 12-10 atas Irma. Skor 3-0 untuk Irma pun menjadi kunci kemenangan Indonesia 2-1 atas Tiongkok.

Seusai pertandingan, Irma mengaku bangga mampu mempersembahkan kemenangan perdana bagi Indonesia. Menurut dia, kemenangan ini membuat peluang beregu putri Indonesia untuk lolos ke babak semifinal.

“Saya sangat senang karena ini pertama kalinya bertemu Tiongkok dan hasilnya memuaskan bisa menang. Kalah satu game tidak masalah karena kami masih bisa menang 2-1,” ujarnya.

Dia menambahkan, kunci kemenangan atas Tiongkok tak lain karena dirinya bermain tenang dan fokus selama laga. Selain itu, riuhnya dukungan dari penonton Indonesia semakin menambah semangat agar mampu meraih kemenangan.

“Ini semua karena kita mendapatkan dukungan suporter. Luar biasa. Semoga kami bisa melajutkan tren positif ini hingga bisa lolos ke babak semifinal,” tuturnya.

Sebelumnya, di laga perdana Grup B, regu putri Indonesia harus mengakui keunggulan Hongkok. Indonesia menyerah dari Hongkong 0-3 . Catur Yuliana berhadapan dengan atlet unggulan Hong Kong Au Wing Chi Annie (Annie Au) dalam laga pembuka dengan perolehan skor akhir 3-0 (11-2, 11-4, 11-4).

Kekalahan Catur, ternyata turut diikuti oleh rekannya, Maryani Irma, yang tunduk 3-0 (7-11, 8-11, 5-11) dari pemain muda asal Hong Kong, Lee Ka Yi. Walau kalah, Irma masih memberikan perlawanan sengit pada wakil asal Hong Kong itu di pertandingan set pertama dan kedua yang diselesaikan masing-masing dalam waktu lima menit.

Wakil terakhir Indonesia di nomor beregu putri, Yeni Siti Rohmah juga gagal memberikan poin, setelah menyerah dari atlet muda Hong Kong Ho Tze Lok dengan skor akhir 3-0 (11-5, 11-6, 11-4).***

Bagikan: