Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Sedikit awan, 20.3 ° C

KONI Kabupaten Garut Beri Kadeudeuh untuk Beregu Putra Seni Asal Jabar

Miradin Syahbana Rizky
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut secara resmi memberikan uang kadeudeuh kepada peraih medali emas Asian Games 2018 nomor seni beregu putra, di TMII, Jakarta, Senin (27/8/2018).
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut secara resmi memberikan uang kadeudeuh kepada peraih medali emas Asian Games 2018 nomor seni beregu putra, di TMII, Jakarta, Senin (27/8/2018).

JAKARTA, (PR).- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut secara resmi memberikan uang kadeudeuh kepada tiga putra daerahnya yang sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah Asian Games 2018. Ketua KONI Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin hadir bersama rekan-rekannya menjadi saksi atas perjuangan tim seni beregu putra yang terdiri dari Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani dan Anggi Faisal Mubarok di Asian Games 2018.

Syakur mengatakan Nunu, Asep dan Anggi merupakan putra asli dari Kabupaten Garut. Menurut dia, prestasi mereka merupakan sejarah bagi atlet Garut yang mampu meraih medali emas pertama di kancah multi even Asia.

"Ini sejarah hebat kami. Tiga putra daerah asli Garut mampu mencapai prestasi hebat di level Asia. Kami sangat bangga dengan kesuksesan tersebut," ucap Syakur yang ditemui di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018.

Dia menambahkan, kehadirannya tak sendiri. Setidaknya ada 250 orang mulai dari SKPD Pemkab Garut, anggota KONI hingga pesilat muda dari padepokan di Garut.

"Rombongan kami cukup banyak mungkin ada sekitar 250 orang dari Garut langsung ke TMII pulang pergi. Pesilat muda bahkan dihadirkan kesini untuk motivasi mereka di masa mendatang," tuturnya.

Dia mengungkapkan, kadeudeuh yang diberikan juga bukan hanya dari KONI tapu juga dari Institut Perguruan Indonesia (IPI) Kabupaten Garut. Menurut dia, KONI Garut memberikan kadeudeuh senilai Rp 30 juta dan IPI Kab Garut memberikan Rp 15 juta.

"Bisa dibilang ini kadeudeuh saja karena bonus akan diberikan pemerintah pusat. Dari KONI Garut senilai Rp 30 juta dan IPI senilai Rp 15 juta," tuturnya.

Selain memberikan kadeudeuh, Syakur siap memberikan beasiswa pendidikan bagi mereka hingga doktoral. Menurut dia, para atlet berprestasi juga harus memikirkan masa depannya di dunia pendidikan.

"Kami siap bertanggung jawab atas pendidikannya. Sekarang mereka ada yang sedang kuliah sarja di Uniga Garut. Kami siap mengantarkan mereka ke gerbang doktoral," tuturnya.***

Bagikan: