Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 29.1 ° C

Maju Mundur Timnas Peserta, Cabang Basket Asian Games 2018 Berubah Lagi

Wina Setyawatie

JAKARTA, (PR).- Cabang bola basket di Asian Games 2018 mengalami perubahan peserta lagi. Setelah Filipina yang tidak jadi mundur, kali ini EUA yang giliran mengirimkan surat mundur dari Asian Games. 

Lewat surat yang dikirimkan oleh Plt Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade UEA, Talai Ahmad Aishanqeti yang ditujukan kepada Direktur Umum Dewan Olimpiade Asia (OCA) Husain Al Mursallam tertanggal 7 Agustus 2018. Talai menyebutkan jika pihaknya mendoakan yang terbaik untuk OCA dan penyelenggaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. 

"Namun, kami sedalam-dalamnya meminta maaf untuk menginformasikan bahwa tim basket 5x5 kami  tidak dapat ikut berpartisipasi untuk berkompetisi di Asian Games karena situasi yang tidak bisa dijelaskan. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan meminta kebijaksanaan dari anda," ujar Talai dalam suratnya. 

Deputi I Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Harry Warganegara membenarkan surat tersebut. Menurutnya, surat telah diterima oleh Divisi Sport Inagsoc empat hari lalu atau langsung seketika ketika surat dikirimkan. 

"Iya, sudah agak lama. Kami terimanya empat hari lalu," kata Harry saat dihubungi "PR", Minggu 12 Agustus 2018. 

Tidak ada undian ulang



Menurutnya dengan mundurnya UEA tetap tidak akan ada undian ulang. EUA yang dalam undian cabor beregu pada 5 Juni lalu menempati Grup B bersama dengan Iran, Filipina, dan Syria. Namun kemudian, Filipina yang semula mundur tapi kembali lagi akhirnya harus pindah grup ke Grup D bersama Kazakhstan, Tiongkok, serta Palestina. 

Namun, dengan mundurnya UEA, maka di grup B tinggal Syria dan Iran. Menurut Harry tidak ada pengundian ulang, karena jadwal pertandingan sudah keluar. 

"Tidak ada undian ulang, jadwal sudah keluar. Jadi mereka hanya di drop saja, hingga tidak akan mengganggu pertandingan di grup lainnya," tuturnya. 

Jika di Grup B tinggal Syria dan Iran, maka sesuai jadwal pertandingan. Keduanya hanya bermain satu kali di penyisihan grup. Mereka dijadwalkan bermain pada 25 Agustus mendatang dan otomatis keduanya masuk ke babak selanjutnya. Karena pertandingan tersebut tinggal menentukan juara dan runner-up grup. 

Mengenai banyak perubahan dalam peserta Asian Games, khususnya di cabor basket. Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir mengatakan bahwa itu adalah suatu dinamika. Mengingat Asian Games ini memiliki kekompleksan yang begitu besar. 

"Ini hanya dinamika, karena ini merupakan event besar dengan kekompleksan. Tapi yang lebih utama, saya rasa ini adalah momen bersejarah," ucapnya kemudian.***

Bagikan: