Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian cerah, 31.3 ° C

Banyak Pemain Cedera, Timnas Irak Mundur dari Asian Games 2018

Wina Setyawatie

JAKARTA, (PR).- Komite Olimpiade (NOC) Irak memastikan tim sepak bola Irak tidak akan ikut dalam Asian Games 2018. Mereka mengundurkan diri karena beberapa sebab.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Hubungan Internasional NOC Haitham Abdulhameedmemos V F melalui surat elektronik. Surat elektronik ditujukan kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc), Kamis 2 Agustus 2018. 

Dalam surat tersebut, Haitham mengatakan sesuai surat yang mereka terima dari Federasi Sepak Bola Irak bernomor 709/2 tertanggal 1 Agustus 2018. Bahwa federasi sepakbola mereka memutuskan untuk tidak ambil bagian dalam Asian Games dengan beberapa alasan. 

“Pertama, banyak pemain kami yang cedera. Lalu, kedua banyak pemain yang berpartisipasi di Liga Arab bersama klubnya. Mereka menolak ikut karena jadwal kompetisi yang menumpuk. Terlebih liga baru akan selesai pada bulan depan,” ujarnya. Dia pun meminta maaf atas keputusan tersebut.

Dalam undian cabang beregu yang digelar Inasgoc, 5 Juli lalu, Irak berada di Grup B. Bersama dengan Tiongkok, Timor Leste, dan Suriah. Dengan mundurnya Irak maka dipastikan jumlah peserta cabang sepak bola hanya 25 tim. 

Grup C sendiri akan bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung. Jadwal pertandingan untuk cabang sepak bola pun sudah keluar.

Filipina mundur dari basket putra dan Mongolia dari semua cabang olah raga



Filipina akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari keikutsertaannya di Asian Games 2018 cabang bola basket putra (5x5). Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Federasi bola basket Filipina, Samahang Basketbol ng Pilipinas Inc. (SBP) Jumat 27 Juli 2018, secara resmi melalui situs resmi mereka. 

Latar belakang mundurnya dari Asian Games karena sanksi berat yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin Federasi Asosiasi Bola Basket Internasional (FIBA) kepada Filipina. Akibat kericuhan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2019 zona Asia saat melawan Australia.

Akibat ricuh tersebut, 10 pemain nasional mereka yang masuk dalam daftar Asian Games dikenai sanksi larangan bermain, termasuk juga pelatih kepala Vincent  Reyes dan sang asistennya Joseph Uichico. 

Mongolia juga mundur dalam keikutsertaannya di semua nomor cabang beregu di Asian Games 2018. Kepastian itu sudah diterima oleh Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) kemarin, Kamis 5 Juli 2018), lewat surat resmi yang dikirimkan oleh NOC (National Organizing Committee) mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi I Inasgoc Harry Warganegara sesaat sebelum pelaksanaan undian nomor beregu tujuh cabang olahraga di Hotel JS Luwansa, Jakarta. Meskipun menarik diri dalam keikutsertaan di nomor beregu, namun Harry memastikan jika di nomor individu mereka tetap akan turun. 

"Mongolia mengirimkan surat per hari ini (kemarin -Red.) yang menyatakan bahwa mereka mundur dari semua keikutsertaan nomor tim sport. Tapi berhubung, surat tersebut diterima sesaat sebelum pengundian maka nama mereka masih masuk dalam pengundian. Meski begitu mereka nantinya tetap tidak akan bermain," ujarnya kepada wartawan. 

Mongolia mundur ketikaseharusnya menjalani undian untuk nomor beregu cabang bola basket putra dan putri, serta bola voli putra. 

Sementara itu, dari 45 negara peserta Asian Games 2018, masih ada tiga negara yang belum mengirimkan daftar atletnya. Ketiga yakni, Indonesia, Myanmar, dan Kazkhastan. Menurut Harry, ketika terkendala sistem administrasi. 

"Kami akan menunggu hingga besok (hari ini -Red.) guna melengkapi 45 negara peserta. Saat ini sudah ada 42 negara yang melakukan entry by name, dengan jumlah total sementara sekitar 10.500 atlet yang terdaftar," ujar Harry.***

Bagikan: