Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Sebagian berawan, 20.1 ° C

Indonesia vs Malaysia, Final Prematur AFF U-19

Siska Nirmala Puspitasari
Pesepak bola Indonesia U19 Firza Andika (kanan) dan Muhammad Rafli Mursalim (kiri) melakukan selebrasi ketika berhasil mencetak gol ke gawang Filipina U19 dalam penyisihan grup A Piala AFF U19 di Gelora Delta Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 5 Juli 2018. Indonesia unggul atas Filipina dengan skor 4-1.*
Pesepak bola Indonesia U19 Firza Andika (kanan) dan Muhammad Rafli Mursalim (kiri) melakukan selebrasi ketika berhasil mencetak gol ke gawang Filipina U19 dalam penyisihan grup A Piala AFF U19 di Gelora Delta Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 5 Juli 2018. Indonesia unggul atas Filipina dengan skor 4-1.*

LAGA menarik semifinal akan tersaji di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur antara Tim Nasional Indonesia U-19 melawan Malaysia pada Kamis, 12 Juli 2018. Laga tersebut menjadi pertarungan hidup mati kedua negara untuk mencapai partai pamungkas.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, meskipun keduanya bentrok di laga semifinal, namun seakan telah menjadi parta final sesungguhnya. Ini mengingat gengsi pertemuan keduanya.

Di laga terakhir, Indonesia harus mengakui ketangguhan Thailand 2-1. Ini membuat tim asuhan Indra Sjafri terpaksa berada di posisi runner up grup A, sedangkan Malaysia menang atas Myanmar dengan skor 1-0 yang membuatnya berada di puncak grup B.

Sesuai aturan, laga semifinal mempertemukan antara juara grup A dengan runner up B, begitu sebaliknya. hingga akhirnya Indonesia pun bertemu Malaysia di semifinal.

Namun pertemuan di partai semifinal bukannya tidak menarik. Sebab laga kedua negara ini selalu syarat makna, baik di tingkat U-19 apalagi di level Timnas senior.

Perjalanan semifinal



Kapten Timnas U-19 Indonesia, Nurhidayat Haji Haris dan kawan-kawan memang salah satu tim yang diunggulkan dalam turnamen Piala AFF U-19. Di samping tim-tim kuat lainnya seperti juara bertahan Thailand, Vietnam dan Malaysia.

Tim asuhan Indra Sjafri ini juga menjadi tim favorit juara AFF U-19 tahun 2018, sebab selain sebagai Tuan Rumah, dukungan suporter Timnas yang selalu memenuhi Gelora Delta Sidoarjo menjadi salah satu modal untuk bisa menjadi penyemangat.

Sebagai tim favorit juara, perjalanan Timnas U-19 menuju semifinal tidaklah mulus. Sebab dari lima laga yang dijalani, hanya sekali kalah dari Thailand di pertandingan terakhir, sehingga mengoleksi 12 poin. 

Sedangkan juara grup A Thailand tidak pernah terkalahkan, hanya sekali bermain seri 0-0 saat bertemu Vietnam dan mengoleksi 13 poin.

Ujung tombak Timnas U-19 Indonesia, Saddil Ramdani dan kawan-kawan mengawali laga Piala AFF U-19 di Gelora Delta Sidoarjo menundukkan Laos dengan skor tipis 1-0, kemudian bangkit menghajar Singapura dengan skor telak 4-0.

Di pertandingan ketiga, Tim Asuhan Indra Sjafri kembali menang telak, kali ini yang dihajar adalah Filipina dengan skor 4-1, namun di pertandingan berikutnya melawan Vietnam, Timnas U-19 sempat mengalami kebuntuan bermain, hingga pada menit akhir Rafli Mursalim mampu memecah kebuntuan di menit ke 81, usai memanfaatkan bola muntah yang ditendang oleh Todd Rivaldo dan menang dengan skor tipis 1-0.

Di laga terakhir untuk perebutan juara grup A, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-2, sehingga terpaksa berada di peringkat kedua grup A.

Pelatih Indra Sjafri mengaku tidak terlalu sulit untuk menyatukan permaian, karena sekarang didominasi pesepak bola yang merumput di Liga 1 2018.

Hal itu tidak terjadi pada tahun 2013, meski di waktu itu timnas U-19 berhasil menjadi juara Piala U-19 AFF. Namun ketika itu yang diperkuat pemain-pemain seperti Evan Dimas, Maldini Pali dan Ilham Udin harus memakai pemusatan latihan jangka panjang, karena saat itu pemain tak punya wadah kompetisi.

"Makanya sekarang kami tertolong dengan pemain yang bermain di kompetisi, dan mudah-mudahan bisa mengulangi prestasi timnas U-19 pada tahun 2013, karena kini telah mencapai babak semifinal," ujar Indra Sjafri, dikutip dari laman resmi operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta.

Jumpa Malaysia



Sedangkan perjalanan Tim Malaysia ke semifinal tidak terlalu mencolok, bahkan tim berjuluk "Harimau Malaya" ini merupakan tim yang paling akhir memulai pertandingan, tepatnya pada Rabu 4 Juli 2018. Sedangkan sebagian tim peserta Piala AFF U-19 sudah bertanding mulai Minggu 1 Juli 2018.

Pada awal laga, Malaysia yang bertanding di Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mampu mengatasi Kamboja dengan skor 2-0, kemudian di laga kedua menang dari Brunei Darussalam dengan skor 2-0.

Di laga ketiga, tim asuhan Bojan Hodak ini hanya bermain imbang dengan Timor Leste 1-1, dan di laga terakhir yang digelar di Stadio Gelora Delta Sidoarjo mampu mengatasi Myanmar dengan skor tipis 1-0, yang mengantarkannya ke puncak klasemen grup B dan berjumpa Indonesia di semifinal.

Bojan saat di Gresik mengakui dirinya menyiapkan tim dengan waktu yang mepet, sebab beberapa pemain masih sibuk berkompetisi dengan klubnya.

Oleh karena itu, di setiap laga pelatih asal Kroasia ini tidak ingin menekan pemainnya, dan meminta Muhammad Syaiful dan kawan-kawan bermain "enjoy" dan menikmati setiap pertandingan.***

Bagikan: