Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Umumnya berawan, 20.8 ° C

Kecelakaan di Tanjakan Emen, Semua Pebalap Asian Games 2018 Dilarang Latihan di Subang

Siska Nirmala (error)
Foto udara kawasan Tanjakan Emen, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa, 27 Februari 2018.*
Foto udara kawasan Tanjakan Emen, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa, 27 Februari 2018.*

JAKARTA,(PR).- Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) tidak merekomendasikan pebalap dari negara lain untuk latihan di Subang. Terutama di tanjakan Emen, pasca kecelakaan hebat yang menimpa pebalap Hari Fitrianto.

"Kami sangat tidak merekomendasikan atlet negara lain yang ingin berlatih disana kecuali dengan koordinasi dan pengawalan dari federasi maupun kepolisian," kata Ketua Umum ISSI Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Menurut dia, saat ini memang banyak pebalap dari negara lain akan menjalani latihan di Subang. Hal ini dilakukan karena pelaksanaan Asian Games 2018 sudah tidak lama lagi dan Subang merupakan lokasi digelarnya beberapa nomor balap sepeda termasuk road race.

"Banyak negara lain mau coba latihan sendiri tapi kalau ada musibah lagi kan yang jelek jadi kita. Padahal, mereka juga gak official," kata pria yang akrab dipanggil Okto itu.

Pernyataan yang dikeluarkan PB ISSI memang cukup beralasan. Apalagi salah satu pebalap andalan Indonesia, yaitu Hari Fitrianto mengalami kecelakaan hebat setelah tertabrak kendaraan roda empat dari belakang saat menjalani pemusatan latihan.

Pebalap senior kenyang pengalaman tersebut, saat ini terus menjalani perawatan di Rumah Sakit Advent Bandung setelah sebelumnya mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas yang tidak jauh dari lokasi kecelakaan.

"Kondisi terakhir gegar otak sedang, bagian muka kanan, pelipis, tulang pipi dan tulang gusi retak, sehingga menunggu kondisi stabil akan dipasang pen," kata pria yang juga ketua INAPGOC itu, seperti dilaporkan Kantor Berita Antara.

Sementara itu pebalap timnas yang juga ikut berlatih, yaitu Aiman Cahyadi mengaku terkejut dengan apa yang dialami oleh rekan satu pelatnasnya itu. Dirinya berharap rekan satu pelatnasnya cepat sembuh.

"Semoga segera diberi kesembuhan. Saat ini saya juga terus memantau perkembangannya," katanya saat dikonfirmasi.***

Bagikan: