Pikiran Rakyat
USD Jual 14.185,00 Beli 13.885,00 | Umumnya berawan, 21.6 ° C

Juara Piala FA, Gelar Hiburan untuk Chelsea

Handri Handriansyah

LONDON, (PR).- Gol penalti Eden Hazard menit ke-22 membawa Chelsea merebut Piala FA 2017-2018. Gol tunggal itu membuat tim asuhan Antonio Conte itu menundukan Manchester United 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu 19 Mei 2018.

Sama-sama gagal dalam persaingan Liga Premier Inggris musim ini, Piala FA memang menjadi harapan terakhir bagi The Blues dan Setan Merah. Tak heran jika laga final berlangsung ketat sejak menit awal.

Chelsea lebih dulu membuka peluang pada menit ke-10 ketika Hazard mampu menerobos halauan tiga bek di sektor kanan kotak penalti MU. Namun tendangan pemain berkebangsaan Belgia itu masih mampu diblok dengan kaki oleh David de Gea.

Menit ke-14, Tiémoué Bakayoko sempat diganjal oleh bek MU di dalam kotak penalti. Namun Setan Merah selamat karena wasit tak memberikan hadiah tendangan 12 pas untuk The Blues.

Makin panas



Gol itu membuat atmosfer Stadion Wembley semakin memanas. MU mencoba membalas lewat tendangan keras Paul Pogba dari luar kotak penalti pada menit ke-30, namun masih mampu ditaklukan oleh Thibaut Courtois, kedudukan 1-0 bertahan sampai turun minum.

Masih belum mampu menyamakan kedudukan hingga pertandingan menyisakan waktu 17 menit, Jose Maurinho melakukan dua pergantian sekaligus di kubu MU. Romero Lukaku masuk menggantikan Marcus Rashford dan Anthony Martial menggantikan Jesse Lingard.

Meskipun demikian, solidnya pertahanan Chelsea membuat MU masih belum bisa menjebol gawang Courtois. Tak mau kalah begitu saja, Maurinho menarik Jones dan memasukan Juan Mata untuk menambah daya dobrak pada menit ke-87.

Namun hal itu tak banyak berpengaruh pada ketajaman lini depan Setan Merah. Chelsea pun menyegel kemenangan 1-0.

Gelar juara Piala FA menjadi hiburan yang manis bagi Chelsea di tengah sederet kegagalan musim ini. Seperti diketahui The Blues memang gagal mempertahankan gelar juara Liga Inggris.

Tak hanya itu, mereka pun gagal meraih tiket ke Liga Champions 2018-2019 karena hanya menempati peringkat ke-5 klasemen akhir liga. Akibatnya, mereka harus turun kasta ke Liga Europa musim depan.***

Bagikan: