Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian cerah, 21 ° C

Laga Final IBL 2018 Akan Gunakan Wasit Asing

Wina Setyawatie
Pebasket Satria Muda Pertamina Jamarr Andre Johnson (kanan) mencoba memasukkan bola ke ring BSB Hangtuah dalam semifinal "game" ketiga divisi merah Indonesian Basketball League di Britama Arena, Jakarta, Minggu, 25 Maret 2018 lalu.*
Pebasket Satria Muda Pertamina Jamarr Andre Johnson (kanan) mencoba memasukkan bola ke ring BSB Hangtuah dalam semifinal "game" ketiga divisi merah Indonesian Basketball League di Britama Arena, Jakarta, Minggu, 25 Maret 2018 lalu.*

JAKARTA, (PR).- Kontroversi kepemimpinan wasit dalam babak semifinal Indonesia Basketball League (IBL) 2018. membuat manajemen IBL mengeluarkan wacana wasit asing dalam laga final yang akan berlangsung pada 19, 21, dan 22 April mendatang. Laga final sendiri akan kembali mempertemukan dua finalis IBL musim lalu, yakni Pelita Jaya Jakarta dan Satria Muda Jakarta. 

Rencana wasit asing untuk laga final yang dipastikan akan memiliki intensitas tinggi sebenarnya sudah terpikirkan sejak awal musim lalu. Kontroversi keputusan wasit muncul di laga semifinal, dengan puncaknya di divisi putih pun menguatkan rencana tersebut. 

Pada pertandingan semifinal divisi putih, di laga kedua, insiden lampu redup yang membuat pertandingan terhenti terjadi hingga tiga kali. Lalu keputusan wasit yang dinilai merugikan salah satu klub.

Meskipun wasit yang bertugas mengakui kesalahannya, namun wasit tersebut tetap tidak mau mengevaluasi keputusannya dengan melihat rekaman video hingga keputusannya yang dinilai salah tersebut tidak dianulir. 

Meski sudah melontarkan rencana tersebut, namun Direktur IBL Hasan Gozali masih merahasiakan siapa dan dari negara mana wasit asing yang akan memimpin pertandingan final nanti yang akan digelar di Britama Arena, Kelapa Gading dan Gelanggang Soemantri Kuningan. Tapi pihaknya mengaku sudah mengirimkan permintaan wasit asing tersebut kepada FIBA. 

"Kami sudah berkirim surat meminta kepada FIBA untuk mengirimkan wasit untuk babak final IBL. Siapa wasit yang ditunjuk kami serahkan pada mereka," katanya. 

Pihaknya mengaku tidak menginginkan terjadinya kontroversi soal wasit lagi. Hingga kemenangan sebuah tim menjadi diragukan.

"Kami tak ingin kemenangan sebuah tim menjadi kontroversi masalah gedung, panpel apalagi soal wasit. Dengan intensitas permainan yang lebih tinggi kami nilai wasit asing akan lebih jeli dalam melihat pertandingan. Hingga pertandingan final nanti akan jauh lebih menarik," tuturnya.***

Bagikan: