Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 20.5 ° C

Italia dalam Tekanan Menghadapi Swedia

PELATIH kepala Italia, Gian Piero Ventura mengatakan timnya bertekad lolos ke Piala Dunia Rusia, seusai bermain pada leg pertama babak play-off Senin 13 November 2017 malam WIB di Stockholm Swedia.

Ventura mengevaluasi penuh timnya usai mengalami kekalahan 1-0 pada leg pertama di Stockholm. Kekalahan itu membuat pihaknya dalam keadaan bahaya tidak lolos menuju gelaran Piala Dunia, sejak 60 tahun lamanya. Hal itu juga membuat ketegangan pertandingan akan kembali terasa saat leg kedua di Stadion San Siro.

Dalam perjumpaan sebelumnya, pemain bertahan Italia Leonardo Bonucci mendapati cedera patah hidung dari tingkah pemain Swedia.

“Kami adalah Italia. Jika kami lolos, saya ingin mengatakan bahwa kami melakukanya dengan bermain sepak bola,” ujar Ventura.

Taktik dan pemilihan pemain yang dilakukan Ventura cukup kontroversial. Dia mengganti formasi pilihanya 4-2-4 menjadi 3-5-2 pada jum’at, itu terlihat dengan terlihat bersemangatnya para punggawa Gli Azzuri.

“Saya telah menerima banyak masukan dalam beberapa hari terakhir. Saya mencoba untuk mendengarkan itu semua,” kata Ventura. "Aku tahu itulah cara kerjanya menjadi pelatih Tim Nasional. Meskipun saya tidak berharap akan menjadi seperti ini. Saya yakin bahwa pelatih mendengarkan dan enganalisanya, tetapi kamilah yang menentukanya,” tambahnya.

Penjaga gawang sekaligus kapten Tim Nasional Italia Gianluigi Buffon mengatakan bahwa timnya sedang berada dalam tensi yang tinggi.

"Secara pribadi saya berfokus pada pertandingan dan berharap supporter tetap mendukung kita," katanya. Dia menuturkan Swedia memiliki permainan yang solid dan mereka akan membuat sedikit perbedaan.

“Kita tahu kami dapat memenangkan permainan ini. Kita bermimpi untuk memenuhi syarat lolos ke Piala Dunia. Itu adalah hal penting untuk kami dan sejarah Tim Nasional Italia,” tambahnya.

Ia mengaku pernah menghadapi situasi yang sama sepanjang kariernya. Namun bisa saja kali ini ia gagal. "Pertandingan ini sangat berartin banyak untuk kami. Kemenangan ini tidak hanya untuk saya saja. Situasi saya tidaklah penting untuk saat ini. Ini akan menjadi kepuasan besar untuk dapat lolos ke piala dunia,” katanya seperti dilansir dari The Guardian.(Djati Waluyo)***

Bagikan: