Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 30 ° C

Tambahan Delapan Emas Sempurnakan Gelar Juara Umum Indonesia di ASEAN Para Games 2017

Wina Setyawatie

KUALA LUMPUR, (PR).- Tambahan delapan emas di hari terakhir pelaksanaan ASEAN Paragames 2017, menutup perolehan medali Indonesia. Kontingen Merah Putih pun mendaulat diri sebagai juara umum setelah koleksi medali mereka, yakni 126 emas, 75 perak, dan 50 perunggu menjadi yang terbanyak di penyelenggaraan APG tahun ini. 

Dengan begitu, Indonesia pun akhirnya menggeser kedudukan Thailand sebagai juara bertahan APG dua tahun lalu. Di posisi kedua, ada tuan rumah, Malaysia dengan raihan 90 emas, 85 perak, dan 83 perunggu. Sedangkan Thailand, bertengger di posisi ketiga dengan 68 emas, 73 perak, serta 95 perunggu.

Kedelapan emas terakhir yang diraih oleh para atlet Indonesia semuanya datang dari tenis meja difable. Tenis meja menguasai 8 medali dari 11 emas yang diperebutkan di hari terakhir. 

Kedelapan emas tersebut dipersembahkan oleh men single SM11 (Ahmad Yusuf), men single SM8 (M. Rian Praha), men single SM9 (Supriyatna Gumilar), women single SF10 (Sella Dwi Radayana), women single SF9 (Hana Resti), men single SM10 (David Jacobs), dan men single SM5 (Tatok Hardiyanto).

Sementara itu di cabang lainnya, sepak bola Cerebral Palsy (CP) Indonesia, sukses merajut sejarah baru di pentas ASEAN Para Games  2017. Usai sukses beri kejuatan lolos ke final, di partai puncak pun mereka berhasil menyingkirkan Thailand dengan skor 3-0 di National Sports Council, Bukit Jalil, Malaysia, Jumat, 22 September 2017 lalu.

Emas di sepak bola ini pun menyempurnakan kemenangan Indonesia di APG tahun ini. Sekaligus sejarah bagi Indonesia, mengingat sejak mengikuti ajang ini Indonesia belum pernah bisa lolos ke babak final. 

Tiga gol Indonesia dipersembahkan oleh Muhaimin di menit ke-17 lewat tendangan penjuru. Lalu, gol bertambah setelah sundulan Cahyana jelang babak pertama berakhir tanpa bisa diantisipasi kiper  Thailand. 

Gol kemenangan Indonesia kemarin pun dipastikan kembali oleh Muhaimin yang sukses menjebol gawang Thailand saat injury time. 

Menteri pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imama Nahrawi mengatakan jika dirinya sangat mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan oleh para atlet difabel Indonesia tersebut. Menurutnya, gelar juara umum di ASEAN Paragames ini bagai pelipur lara setelah kegagalan Indonesia di SEA Games kemarin. 

"Ini sebagai penembus kegagalan kita di SEA Games lalu. Saya juga mengapresiasi tekad para atlet difable ini, karena mereka telah memperlihatkan seorang pemenang yang sesungguhnya. Karena mereka mampu mengalahkan keterbatasan dan menjadi pahlawan olahraga bagi Indonesia," ucapnya. 

Imam pun salut dengan pembinaan yang telah dilakukan oleh Komite Paralimpiade Nasional yang sudah melatih para atlet para games di pusat pelatihan di Solo, Jawa Tengah secara mandiri dengan kerjasama Kemenpora. "Pemusatan pelatihan atlet-atlet para games di Solo itu memudahkan pengaturan logistik berupa akomodasi dan kebutuhan atlet sehingga persoalan bisa diatasi," katanya. 

Dengan hasil cemerlang tersebut, dia pun berkomitmen untuk memberikan bonus yang sama dengan para peraih medali SEA Games 2017. Bonus itu menurutnya adalah bentuk apresiasi pemerintah akan prestasi yang telah ditorehkan oleh mereka, sekaligus merupakan amanat dari Presiden RI Joko Widodo.***

Bagikan: