Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 28.8 ° C

Setelah Bonus Uang dan Pengangkatan PNS, Atlet Berprestasi Dijanjikan Rumah

Wina Setyawatie
MENPORA Imam Nahrawi bertemu dengan MenPU-PR Basuki Hadimuljono di KemenPU-PR, Jakarta, Rabu, 6 September 2017 guna membahas masalah bonus tambahan untuk atlet berprestasi di berbagai multievent internasional. Menpora mewacanakan bonus tambahan rumah untuk para atlet peraih medali emas.**
MENPORA Imam Nahrawi bertemu dengan MenPU-PR Basuki Hadimuljono di KemenPU-PR, Jakarta, Rabu, 6 September 2017 guna membahas masalah bonus tambahan untuk atlet berprestasi di berbagai multievent internasional. Menpora mewacanakan bonus tambahan rumah untuk para atlet peraih medali emas.**

JAKARTA, (PR).- Setelah janji bonus berupa uang dan pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi para atlet peraih medali emas multievent level internasional, Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) kembali akan mengusahakan bonus tambahan lainnya kepada para atlet berprestasi tersebut. Kali ini bonus tambahannya berupa rumah.

Hal itu diungkapkan Menpora Imam Nahrawi kepada wartawan usai bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di KemenPU-PR, Jakarta, Rabu, 6 September 2017. Pertemuan kedua menteri itu untuk membahas dan mengkaji rencana tersebut.

"Ini merupakan ide usulan dari Kemenpora, dimana bonus rumah ini menjadi salah satu opsi masa depan atlet. Usulan ini disambut oleh PU-PR dengan baik, tinggal sekarang bagaimana bersama-sama lapor ke Presiden agar bisa mendapatkan arahan lebih lanjut dari beliau," kata Imam.

Bonus tambahan ini menurut Imam, berlaku untuk seluruh atlet berprestasi, mulai dari Olimpiade dan Paralimpiade, Asian Games dan Asian Paragames, serta SEA Games dan ASEAN Paragames tidak terkecuali. Namun, yang terpenting, ujarnya adalah mendapatkan keputusan dulu dari Presiden RI, baru kemudian diselesaikan masalah teknisnya.

"Ini kan komitmen presiden juga kita tidak ingin atlet memiliki masa depan suram," tukasnya. 

Basuki menambahkan, bahwa pihaknya menyambut baik usulan dari Menpora ini. Terlebih kementeriannya memang memiliki program perubahan khusus yang dinilainya mungkin bisa jadi alternatik sebagai bonus.

"Ini baru sebatas diskusi di level kami, untuk kemudian diusukan oleh Menpora kepada bapak Presiden dalam Ratas (Rapat Terbatas) SEA Games 2017 yang rencananya akan dilakukan pekan ini. Jika sudah ada perintah, maka kami akan langsung memprogramkan hal ini," tuturnya.

Dalam tugas pokok dan fungsinya, KemenPU-PR memang memiliki program rumah khusus, seperti layaknya rumah-rumah petugas lapangan. Rumah khusus itu bertipe 36.

"Meskipun tipe sederhana, tapi bagus. Lokasinya pasti terpencar tidak ngumpul di Jakarta semua. Alokasi daerah untuk rumah akan ditentukan sesuai daerah asal atletnya. Sementara ini alokasi belum dilakukan, tapi jika Presiden sudah oke, baru kita siapkan tanahnya berkerjasama dengan Pemerintah Daerah," ucapnya.

Seperti tradisi sebelumnya, uang bonus pasti akan diberikan untuk para atlet peraih medali di ajang multievent. Khusus untuk para olimpian, pemerintah memberikan tunjangan hari tua. 

Terbaru untuk para peraih emas SEA Games 2017, kemenpora menjanjikan bonus berupa pengangakatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Program ini akan diumumkan di Hari Olahraga Nasional pada 9 September mendatang di Magelang. Total ada 38 atlet peraih emas di SEA Games kemarin. 

Tapi menurut Imam, sebenarnya program ini tidak khusus untuk peraih emas SEA Games 2017 saja, tapi juga para peraih medali emas di multievent internasional lainnya, termasuk difable. Program ini juga merupakan usulannya kepada Menteri Pendayagunaan Aparatu Negara (PAN), Asman Abnur. ***

Bagikan: