Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 30.6 ° C

Indonesia Jadi Juara Umum Kejuaraan Asia Angkat Berat

Handri Handriansyah
PRESIDEN Federasi Angkat Berat Asia Farshid Soltani (kanan) menyerahkan trofi kepada perwakilan Indonesia untuk nomor Junior putra pada upacara penutupan Kejuaraan Asia Angkat Berat 2017 di Gymnasium Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat (5/5/2017) malam. Indonesia meraih juara umum pada kejuaraan tersebut. Rekor yang tercatat pada kejuaraan ini yaitu satu rekor dunia dan lima rekor Asia.*
PRESIDEN Federasi Angkat Berat Asia Farshid Soltani (kanan) menyerahkan trofi kepada perwakilan Indonesia untuk nomor Junior putra pada upacara penutupan Kejuaraan Asia Angkat Berat 2017 di Gymnasium Jalak Harupat, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jumat (5/5/2017) malam. Indonesia meraih juara umum pada kejuaraan tersebut. Rekor yang tercatat pada kejuaraan ini yaitu satu rekor dunia dan lima rekor Asia.*

SOREANG, (PR).- Kontingen Indonesia menyabet gelar juara umum Kejuaraan Asia Angkat Berat yang digelar di Gymnasium Gelora Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 1-5 Mei 2017. Dengan perolehan 323 poin, Indonesia tak mampu dikejar oleh China Taipei.

China Taipei menjadi runner up dengan 173 poin. India menempati peringkat ketiga dengan 149 poin.

Tak hanya mengumpulkan poin terbanyak, kontingen Indonesia juga meraih medali terbanyak dengan 101 emas, 74 perak dan 28 perunggu sampai hari terakhir, Jumat, 5 Mei 2017. Jumlah itu terpaut jauh dari China Taipei yang hanya mengumpulkan 55 emas dan India dengan 20 emas.

Perolehan medali tersebut memang tak lepas dari keuntungan Indonesia sebagai tuan rumah. Tanpa biaya besar dan bisa ditanggung daerah masing-masing, Indonesia memang mampu mengirimkan lifter dalam jumlah jauh lebih banyak ketimbang negara peserta lain.

Meskipun demikian, prestasi lifter Indonesia di kejuaraan angkat berat tersebut juga terbilang cukup mentereng. Satu rekor dunia dan dua rekor Asia berhasil dipecahkan oleh tiga lifter tanah air.

Rekor Baru



Adalah lifter Kaltim Widari yang memecahkan rekor dunia angkatan squat di kelas -47 kilogram kategori open putri. Ia mencatat angkatan terbaik squat 170 kilogram, mengalahkan rekor sebelumnya 160 kilogram.

Sementara itu dua rekor Asia berhasil dipecahkan lifter Jabar M. Yusuf dan Aneu Veronica. Yusuf yang turun di kelas -83 kilogram open putra, memecahkan rekor Asia angkatan dead lift dari 333 kilogram menjadi 335 kilogram.

Hasil itu juga membuat Yusuf mampu menyumbangkan 2 emas bagi Indonesia. Sementara Aneu Veronica yang memecahkan rekor Asia angkatan bench press dari 160 kilogram menjadi 165 kilogram di kelas -72 kilogram open putri, menyumbang 3 emas bagi Indonesia.

Secara keseluruhan, pelatih angkat berat Jabar Usdi Permana mengaku penampilan semua anak asuhnya cukup gemilang. Tanpa menyebutkan nama, ia melansir bahwa hanya seorang lifter Jabar saja yang tidak menyumbangkan medali.

Selain itu, Usdi menilai pemecahan rekor yang dilakukan dua lifternya menunjukan hasil latihan yang mengalami kemajuan pesat. Padahal rata-rata lifter eks PON XIX, sempat libur dan baru menjalani persiapan kejuaraan Asia dalam beberapa pekan terakhir saja.***

Bagikan: