Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Badai petir, 28 ° C

Bima Sakti KU-10 Melaju ke Final Perbasi Cup Kota Bandung 2017

Handri Handriansyah
PEMAIN Bima Sakti, Abigail (putih) menempel ketat pemain depan Metro Starlight, Myron pada laga semifinal KU-10 Kompetisi Bola Basket Perbasi Cup Kota Bandung 2017 di GOR Pajajaran Kota Bandung, Minggu, 12 Maret 2017. Bima Sakti menang 55-30 dan maju ke final untuk menghadapi Rajawali.*
PEMAIN Bima Sakti, Abigail (putih) menempel ketat pemain depan Metro Starlight, Myron pada laga semifinal KU-10 Kompetisi Bola Basket Perbasi Cup Kota Bandung 2017 di GOR Pajajaran Kota Bandung, Minggu, 12 Maret 2017. Bima Sakti menang 55-30 dan maju ke final untuk menghadapi Rajawali.*

BANDUNG, (PR).- Tim Bima Sakti KU-10 melaju mulus ke babak final Kompetisi Bola Basket Perbasi Cup Kota Bandung 2017 setelah menundukan perlawanan Metro Starlight 55-30 pada semifinal di GOR Pajajaran Kota Bandung, Minggu, 12 Maret 2017. Di laga puncak, Bima Sakti ditantang oleh Rajawali yang secara dramatis menang tipis 26-24 atas Scorpio.

Partai Bima Sakti vs Metro Starlight memang berlangsung sesuai prediksi banyak pihak. Dengan catatan tak pernah terkalahkan selama penyisihan, Bima Sakti sebagai juara Pul tampil dominan sejak buzzer awal dibunyikan.

Sebuah serangan agresif berbuah tembakan bebas bagi Bima Sakti di menit awal. Jonathan pun sukses mengonversinya menjadi poin pertama bagi Bima Sakti.

Tak sampai disitu, Jonathan terus tampil memukau dan menyumbang 6 poin tambahan bagi Bima Sakti. Reiner dan Abigail pun menamabah empat poin bagi Bima sakti.

Sementara itu di kubu Metro, Myron yang biasa menjadi ujung tombak andalan tak berkutik dibawah penjagaan ketat Abigail. Akibatnya ia dan Reiner hanya mampu mencetak 4 poin sehingga Bima Sakti unggul 11-4 di akhir kuarter pertama.

Memasuki kuarter kedua, Metro mulai mampu berkembang. Alhasil, Bima Sakti hanya mampu memperlebar keunggulan menjadi 24-11 di kuarter kedua dan 39-19 pada kuarter ketiga.

Di kuarter terakhir, suhu pertandingan semakin panas. Myron menjadi pembeda di kubu Metro dengan 11 poin yang ia sumbangkan.

Perolehan poin tersebut membuat Myron melesat menjadi pemain tersubur dengan 14 poin. Ia menyalip Jonathan yang hanya mencetak 13 poin.

Meskipun demikian, kecemerlangan Myron tak mampu membawa Metro mengejar perolehan poin Bima Sakti. Meskipun menjadi satu-satunya perempuan yang bermain bagi Bima Sakti di kuarter terakhir, Abigail berkali-kali sukses mematikan langkah Myron sampai buzzer akhir berbunyi pada kedudukan akhir 55-30 untuk kemenangan timnya.

Pelatih Bima Sakti Kevin Kurniawan pun memuji penampilan Abigail. Ia salut dengan upaya Abigail yang sampai jatuh bangun menempel ketat Myron.

"Saya memang sengaja menugaskan Abigail untuk menempel Myron. Soalnya meskipun perempuan, Abigail adalah pemain bertahan terbaik yang tim kami miliki," tutur Kevin.***

Bagikan: