Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28.7 ° C

PSSI Perbarui Regulasi Piala Presiden 2017

Wina Setyawatie
JAKARTA, (PR).- Meskipun sudah diluncurkan pada Senin 23 Januari 2017 lalu, Piala Presiden 2017 masih mengalami beberapa perubahan. Perubahan terbaru terjadi berdasarkan hasil kesepakatan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dengan klub-klub peserta saat rapat di Markas Komando Strategis Angkatan Darat, Jakarta, Kamis 26 Januari 2017.

Perubahan itu muncul terkait pelaksanaan format turnamen saat masuk babak perempat final. Sebelumnya dikatakan, babak 8 Besar akan berlangsung dengan format kandang-tandang, dalam perubahan terbaru, babak perempat final dan semifinal itu akan memakai format laga tunggal seperti laga final.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Media PSSI Hanif Thamrin kepada wartawan usai pertemuan. Dengan adanya perubahan format tersebut, akan kembali ada pengundian di babak perempat final guna menentukan tuan rumah.

"Idealnya, pertandingan di perempat final digelar di tempat netral. Makanya, nanti akan ada undian lagi. Untuk jadwal pertandingannya dan untuk penentuan tuan rumah babak 8 Besar akan ada pertemuan teknik lagi," katanya.

Hal lainnya yang diputuskan dalam rapat adalah jadwal pembukaan. Setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo empat hari lalu di Istana, PSSI akhirnya memastikan bahawa Stadion Maguwoharjo di Sleman akan jadi tempat sepak mula turnamen pemanasan kompetisi musim baru 2017 itu.

Pertandingan pembukaan turnamen akan mempertemukan tuan rumah Grup 1, PSS Sleman menghadapi juara Indonesia Soccer Championship 2016 Persipura dengan tanggal yang tidak berubah, yakni 4 Februari.

Sementara terkait regulasi lainnya, aturan mengenai pemain U-23 akhirnya disepakati tidak perlu dimainkan dalam 90 menit penuh. Begitu juga dengan pemain asing. Regulasinya tetap 2+1 Asia yang masuk dalam susunan pemain di lapangan meskipun yang pemain asing yang didaftarkan boleh lebih dari tiga orang.

"Kesepakatannya, regulasi pemain asing tetap dimainkan 2+1 (dua pemain nonAsia dan satu pemain Asia) di lapangan. Tapi tidak boleh ada perubahan nama lagi untuk nama pemain asing yang sudah didaftarkan, tidak boleh ada pergantian pemain asing lagi (di tengah jalan)," ujar Hanif.

Sempat terjadi tarik ulur penerapan regulasi pemain. Pasalnya, para klub peserta menginginkan bisa mendaftarkan lebih dari tiga pemain asing agar mereka bisa melakukan seleksi.

Untuk masalah honor tuan rumah penyelenggaraan babak kualifikasi pun akhirnya disepakati bahawa PSSI akan memberikan subsidi sebesar Rp 500-800 juta di luar penjualan tiket. Sebelumnya, subsidi hanya diberikan sebesar Rp 500 juta namun penambahan untuk biaya akomodasi menjamu tiga tim tamu, formulasinya belum dipatenkan saat peluncuran Piala Presiden.

Regulasi yang diberlakukan itu, kembali diingatkan Hanif, merupakan regulasi yang akan diterapkan pada pelaksanaan kompetisi musim baru 2017 mendatang. Pada turnamen itu, regulasi yang ada akan diujicobakan untuk melihat efektifitasnya pada kompetisi baru.***
Bagikan: