Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 21.4 ° C

8 Calon Ketua Umum PSSI Lolos Verifikasi

Wina Setyawatie
JAKARTA, (PR).- Delapan dari 16 bakal calon Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 lolos verifikasi yang dilakukan oleh Komite Pemilihan (KP) PSSI. Dengan lolosnya mereka maka status mereka pun berubah menjadi calon Ketua Umum PSSI yang akan bertarung di Kongres Pemilihan PSSI 17 Oktober 2016 mendatang di Makassar.

Keputusan tersebut dilakukan dalam rapat pleno yang digelar di kediaman Ketua KP PSSI, Agum Gumelar, Sabtu sore, 10 September 2016 di Jakarta. Kedelapan calon yang lolos yakni mantan Panglima TNI Moeldoko, Pangkostrad Edy Rahmayadi, mantan pemain Timnas Kurniawan Dwi Yulianto, anggota exco PSSI Tonny Apriliani, mantan Ketua Umum PSSI dua periode sebelumnya Djohar Arifin Husin, pengamat sepakbola Eddy Rumpoko, mantan pengurus PSSI era Djohar Arifin, Bernard Limbong, dan CEO PSM Makassar Erwin Aksa.

Sementara untuk bakal calon Ketua Umum PSSI, dari 24 nama yang diverifikasi, hanya 7 nama yang tidak lolos sebagai calon. Di jajaran calon Wakil Ketua Umum yang lolos ada nama-nama Joko Driyono, Hinca Pandjaitan, Juni Ardianto Rachman, Hadiyandra, Yesayas Oktavianus, Sihar PH Sitorus, Dodi Alex Noerdin, Hatot H. Sutejo, Llano Mahardika, Iwan Budianto, Subardi, Erwin D. Budiawan, Andi Rukmana Karumpa, Eddy Rumpoko, Tonny Apriliani, Erwin Aksan, dan Kurniawan Dwi Yulianto. Sedangkan untuk bakal calon Komite Eksekutif dari 67 nama yang di daftarkan, 57 nama dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai calon.

"Mereka yang tidak lolos verifikasi, khusus untuk calon Ketua Umum rata-rata tidak memenuhi persyaratan formulir B1, yakni kesediaan untuk dicalonkan. Meskipun mereka di calonkan, tapi jika tidak ada surat tersebut, maka gugur. Contohnya seperti Pak Imam Nahrawi (Menpora) dan Joko Driyono," ujar Agum dalam jumpa pers selepas rapat pleno.
Ditambahkannya, bagi calon yang sudah terdaftar namun tak tercantum namanya dalam daftar calon yang dirilis oleh KP, maka calon tersebut berhak mengajukan banding ke Komite Banding Pemilihan. Pendaftaran banding akan dibuka pada 12-16 September mendatang.

"Nanti setelah proses banding, maka hasil pengumuman calon sementara ini akan ditetapkan, ditambah dengan calon dari hasil banding. Pengumuman calon tetap Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Anggota Komite Eksekutif akan dilakukan pada 19 September mendatang," imbuhnya.

Setelah nantinya ditetapkan para calon-calon tersebut, maka setelah itu, mereka, ujar Agum, akan diberikan masa kampanye. "Setelah pengumuman, semua calon bisa melakukan sosialiasi. Fase selanjutkan akan diumumkan kemudian setelah penetapan calon tetap Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Anggota Komite Eksekutif," tukasnya kemudian.***
Bagikan: