Pikiran Rakyat
USD Jual 14.310,00 Beli 14.212,00 | Cerah berawan, 28 ° C

11 Tim Putra dan 7 Tim Putri Ikuti Futsal Piala AFP Jabar

Handri Handriansyah
SUMEDANG, (PR).- Sebanyak 11 tim putra dan 7 tim putri ikut serta dalam kejuaraan futsal piala Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat (Jabar) 24 Juli-1 Agustus 2016. Jumlah tim putra disesuaikan dengan jumlah peserta PON XIX dalam kejuaraan yang merupakan ajang test venue Gor Futsal Jabar, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang tersebut.

Ketua AFP Jabar Sadar Muslihat mengatakan, kejuaraan tersebut digelar dalam format yang mirip dengan pertandingan PON XIX September mendatang. "Jumlah peserta putra, aturan pertandingan, wasit dan pendukung pertandingan lain diatur seolah-olah ini adalah pertandingan PON," katanya seusai acara pembukaan di Gor Futsal Jatinangor, Minggu 24 Juli 2016.

Peserta, kata Sadar, sengaja dibatasi untuk kelompok usia kelahiran sampai 1997. Tujuannya adalah untuk sekaligus mencari bibit atlet futsal potensial yang akan disiapkan untuk Porda Jabar 2018 dan PON XX 2020.

Di sisi lain, Sadar berterima kasih kepada Pemprov Jabar atas kesempatan untuk menggelar Piala AFP Jabar di venue berstandar internasional. Soalnya sejauh ini belum ada venue representatif di Jabar.

"Kita tahu futsal banyak dimainkan di Jabar. Lapangan pun banyak. Namun belum ada venue yang memadai untuk kejuaraan," tutur Sadar.

Sadar berharap setelah PON XIX, venue tersebut nantinya bisa dikelola oleh AFP Jabar. Dengan begitu Jabar bisa menjadi tuan rumah kejuaraan futsal tingkat nasional dan klub-klub futsal Jabar bisa memiliki home base yang memadai.

Sementara itu Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Jabar Ucup Yusuf mengatakan, tujuan utama test event adalah menunjukan bahwa Jabar sudah siap 100 persen untuk menggelar PON XIX.

"Sekarang venue sudah fungsional semua. Tinggal menata kelengkapan peralatan dan sarana pendukung. Yang jelas test event bisa memperlihatkan bahwa Jabar sudah siap jadi tuan rumah PON XIX," tutur Ucup.

Ucup menambahkan, dari test event tersebut, panitia pelaksana pertandingan masing-masing cabor dapat mengevaluasi kekurangan yang masih harus dibenahi. Jika ada, panpel dipersilahkan menyampaikan kekurangan itu ke bidang pertandingan PB PON XIX Jabar atau pihak terkait lain.

Hal senada diungkapkan oleh Koordinator Bidang Pertandingan PB PON XIX, Nandang Saptari. "Segala hal yang masih dirasa kurang saat test event bisa segera dilaporkan. Dengan begitu pembenahan segera dilakukan dan saat PON semuanya sudah siap," katanya.

Nandang mengakui, pihaknya sebenarnya sudah tidak memiliki anggaran untuk membantu panpel dalam pelaksanaan test event. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya akan mencarikan solusi bagi panpel yang masih terkendala masalah anggaran atau perlengkapan.***
Bagikan: