Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 24.9 ° C

Praveen Jordan/Debby Susanto Terhenti di Semifinal

Wina Setyawatie
SYDNEY, (PR).- Indonesia akhirnya gagal meloloskan wakil ke final ganda campuran Australia Open Super Series 2016 setelah satu-satunya pasangan Merah Putih yang tersisa, Praveen Jordan/Debby Susanto terhenti langkahnya di babak "4 Besar". Mereka tersingkir setelah ditunjukkan pasangan muda Tiongkok, Zhang Siwei/Chen Qingchen dalam rubber game 21-19, 11-21, 16-21.

Hasil ini tentu mengejutkan, mengingat di atas kertas secara rangking, pasangan Indonesia ini jauh lebih diunggulkan. Praveen/Debby menempati rangking 6 dunia dan lawannya di 53 dunia. Hasil ini juga semakin memperpanjang catatan negative permainan Praveen/Debby yang selepas menjuarai All England 2016, Maret lalu belum bisa kembali pada top performannya.

Pada pertandingan yang berlangsung di sport stadium Olympic Boulevard Sydney Olympic Park, Australia, Sabtu 11 Juni 2016 siang, Praveen/Debby memulai permainan dengan sangat baik dengan merebut kemenangan di game pertama. Sayang di game kedua, strategi mereka banyak terbaca lawan, hingga lawan pun lebih leluasa menekan permainan mereka.

Praveen/Debby pun jadi sering melakukan kesalahan sendiri di game ini hingga tertinggal cukup jauh 7-12. Tertinggal di game kedua ini, konsentrasi Praveen yang menurun membuat selisih poin mereka semakin menjauh 11-16, hingga sulit untuk bisa mengejar.

Pada game penentuan, ganda Tiongkok ini semakin meningkatkan agresifitas permainannya. Hal itu membuat Praveen/Debby cukup kewalahan meladeni permainan lawan. Lagi-lagi kesalahan yang dibuat sendiri pun menjadi penyebab kekalahan mereka di game ketika ini atas Zhang/Chen.

"Kami mulai dengan bagus, tapi kemudian lawan berhasil membaca permainan kami di game kedua. Mereka ngapalin permainan kami, terus kami jadi kebawa buat ngangkat bola terus. Jadinya kami bermain di bawah tekanan," kata Praveen.

Setelah lawan bisa terbaca strategi mereka, Debby menambahkan berat untuk mereka bisa keluar dari situasi tersebut. Mengingat segala perubahan permainan sepertinya sudah terbaca lawan.

"Ada beberapa poin yang kami lepas kontrol. Banyak lakuin kesalahan sendiri. Sayang, pas tertinggal jauh kami malah sempat terganggu konsentrasi, karena mereka (Zheng/Chen -Red.) mainnya sangat agresif," imbuhnya.

Terhentinya Praveen/Debby membuat gelar ganda campuran di kejuaraan ini pun lari ke Tiongkok. Pasalnya di laga puncak besok, akan mempertemuan all Chinese finals, dimana Zheng/Chen akan bertemu Lu Kai/Huang Yaqiong. Lu/Huang sendiri lolos ke final usai mengalahkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia dengan skor akhir 21-15, 21-12.***
Bagikan: