Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Pemkab Majalengka Bangun Sarana Olah Raga Terlengkap di Baribis

Tati Purnawati
WARGA melintas di lahan yang akan dijadikan sebagai Sarana Olah Raga terlengkap di wilayah III Cirebon bahkan mungkin Jawa Barat, Rabu (10/2/2016). Sarana olah raga dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Desa Baribis, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka  di pinggir jalan antara Majalengka-Jatiwangi.*
WARGA melintas di lahan yang akan dijadikan sebagai Sarana Olah Raga terlengkap di wilayah III Cirebon bahkan mungkin Jawa Barat, Rabu (10/2/2016). Sarana olah raga dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Desa Baribis, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka di pinggir jalan antara Majalengka-Jatiwangi.*
MAJALENGKA, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten Majalengka akan membangun sarana olah raga yang cukup lengkap di atas lahan seluas 20 hektare di Desa Baribis, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka tepatnya di ruas jalan Majalengka-Jatiwangi.

Lahan bekas bengkok aparat Desa Baribis ini kini sudah mulai diratakan dan rencananya pembangunan sarana olah raga terlengkap di Jawa Barat ini akan dimulai tahun ini juga. Anggaran untuk pembangunannya sementara sudah dialokasikan sebesar Rp 50 miliar, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut keterangan Bupati Majalengka Sutrisno sarana olah raga yang akan dibangun Pemerintah Kabupaten Majalengka ini meniru fasilitas olah raga yang ada di Hambalang.

Semua fasilitas oleh raga tersedia mulai dari tempat lari, ring tinju, tempat renang bertaraf internasional agar ke depan bsia dimanfaatkan untuk Asian Games, lapangan sepak bola, lapangan basket, voli ball dan voli pantai, panahan serta sejumlah sarana olah raga lainnya yang kesemuanya bertarap internasional.

“Untuk pembangunannya akan benar-benar dikawal sehingga proses pembangunannya tidak seperti Hambalang,” ungkap Bupati.

Sarana olah raga tersebut menurut dia, untuk memfasilitasi atlet dan calon atlet asal Majalengka agar mereka bisa menjadi atlet yang profesional dan mendunia, sehingga bisa hidup dari profesi yang dijalaninya.

Dipilihnya lokasi di Baribis, selain letaknya yang cukup strategis berada di perlintasan jalan raya, juga lahan tersebut kini dianggap kurang produktif karena selama ini lahan bengkok hanya dijadikan sebagai tempat pembuatan bata merah oleh sebagian pengusaha.

Lahan tersebut kini sudha mulai diratakan dan di beberapa bagian pinggir pembatas lahan antara masyarakat dengan lokasi pembangunan sarana olah raga sudah mulai disender sehingga cukup jelas batas wilayah sarana olah raga tersebut.

Sementara itu diujung lapang tepatnya sebelah barat Puskesmas Kutamanggu telah dibangun jalan baru selebar lebih dari 16 meteran guna menghindari terjadinya kemacetan pada saat digelarnya event olah raga kelak. Jalan tersebut tembus ke jalan lingkar Baribis-Panyingkiran.

Menurut Kepala Bagian Pengendalian Program R Umar Ma’ruf, dalam waktu dekat penggarapannya akan dimulai dari pencarian konsultan pembangunan yang diharapkan bisa diperoleh konsultan yang benar-benar handal dan profesional. Setelah itu baru dilakukan proses pembangunan fisik.

“Kami akan mencari konsultannya terlebih dulu, kemungkinan konsultan ini akan dilelangkan lewat LPSE sehingga benar-benar transfaran,” kata Umar. (Tati P/Kabar Cirebon/A-88)***
Bagikan: