Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian berawan, 20.1 ° C

Duel Chelsea Kontra Porto Bakal Ketat

Anwar Effendi
LONDON, (PRLM).- Sepak bola Inggris sedang dilanda kegalauan luar biasa di Liga Champions musim ini. Disebut-sebut memiliki liga paling populer dan paling atraktif di dunia, Liga Primer Inggris, wakil-wakil dari Negeri Ratu Elizabeth itu ternyata melempem di Eropa. Koefisien di Eropa pun bakal merosot sehingga Inggris berisiko hanya akan mewakilkan tiga klub di Liga Champions musim-musim mendatang,

Manchester United baru saja tersingkir dari kompetisi elite Eropa itu setelah ditaklukkan Wolfsburg, Rabu (9/12/2015) dini hari WIB, dan Arsenal juga bisa mengalami hal serupa jika gagal menaklukkan Olympiakos dengan minimal 2-0 sehari setelahnya. Hanya Manchester City yang sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar secara meyakinkan dengan menjadi pemuncak grup.

Satu wakil lain yang tersisa adalah Chelsea yang akan ditentukan nasib kelolosannya dari fase grup saat menjamu Porto di Stamford Bridge dalam partai pamungkas Grup G, Kamis (10/12/2015) dini hari WIB.

Chelsea baru saja dibuat kembali membumi dengan menderita kekalahan kedelapan di liga musim ini dari tim promosi Bournemouth. Padahal, mereka sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam pekan-pekan sebelumnya.

Manajer Jose Mourinho menyatakan, krisis yang dialaminya bersama The Blues pada kampanye terkini bakal menjadikannya manajer yang lebih baik. "Sebagai manajer saya pikir ini menjadikan saya lebih baik, karena ini kali pertama bagi saya. Ini pengalaman baru, sesuatu yang tidak biasa untuk saya," kata Mou dalam jumpa pers.

"Saya tak pernah menduga saya akan sangat termotivasi menyikapi satu lagi kekalahan dan pada esok paginya saya bangun lagi dengan hasrat yang bahkan lebih besar untuk bekerja. Jadi ini membuat saya sedikit lebih mengenali diri saya ketimbang sebelumnya," jelasnya.

Dalam pertemuan perdana di Estadio do Dragao, armada Jose Mourinho takluk 2-1. Tumbang lagi dari Porto, Chelsea sebenarnya masih bisa lolos dengan syarat jika peringkat ketiga Dynamo Kiev gagal menaklukkan Maccabi Tel Aviv. Sedangkan hasil seri akan membuat Chelsea melenggang.

Porto sendiri diwajibkan menang atas The Blues agar terhindar finis di peringkat ketiga alias turun kasta ke Liga Europa. Dengan syarat-syarat tersebut, bisa dipastikan duel Chelsea kontra Porto ini akan berlangsung sangat ketat.

Kiper Porto Iker Casillas berjanji untuk menampilkan performa menyerang di Stamford Bridge sekaligus meminta timnya untuk tidak memandang sebelah mata Chelsea yang tengah terpuruk di musim ini.

"Level permainan Chelsea tidak sama dengan beberapa musim sebelumnya tetapi mereka punya skuat besar dengan kemampuan mengalahkan siapapun di Eropa. Datang ke Stamford Bridge untuk bertahan adalah kesalahan fatal bahkan bisa dipandang sebagai awal dari kekalahan," tutur eks kapten Real Madrid itu.

"Kami ingin bertahan di Liga Champions. Petualangan kami di fase grup sangat bagus tetapi kekalahan di kandang sendiri dari Dynamo Kiev merupakan yang terburuk musim ini. Kami harus memastikan, kekalahan tersebut tidak akan merusak kans kami di Eropa," jelasnya.

Di partai ini, kedua tim tidak terlalu dipusingkan dengan cedera pemain. Mourinho hanya kehilangan Radamel Falcao, sedangkan Julen Lopetegu tidak bisa menurunkan Pablo Osvaldo.(goal.com/A-147)***
Bagikan: