Heboh Buku yang Dibaca Anies Baswedan, Yunarto: Lagi Belajar Cara Membuat Demokrasi Mati?

- 22 November 2020, 20:06 WIB
Anies Baswedan menikmati akhir pekan dengan membaca buku berjudul "How Democracies Die". /Instagram.com/@aniesbasedan

PIKIRAN RAKYAT - Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia menyindir Anies Baswedan yang tengah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, Anies pada 21 November 2020 mengunggah sebuah foto di akun Twitter dengan menampilkan potret dirinya yang tengah memegang buku.

"How Democracies Die", karya dari penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblat, buku itulah yang kemudian menyita perhatian.

Baca Juga: Pakistan Sebut Presiden Macron Perlakukan Muslim Seperti Nazi, Prancis Tuntut Tarik Komentarnya

Menurut Yunarto, meski buku yang tengah dibaca Anies bertemakan demokrasi, dia menduga hal itu tak selaras dengan kehidupan nyata sang Gubernur DKI.

Yunarto menyebut jika Anies sebenarnya tengah disibukkan dengan urusan bisnis.

"Panggung depannya urusan 'demokrasi', panggung belakangnya urusan bisnis semen, power plant sama bank," kata Yunarto Wijaya dalam akun Twitter-nya.

Baca Juga: Kritik Pernyataan Jusuf Kalla, Politisi PDIP: Jangan Meludahi Ikhtiar Baik Masa Lalu

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com dalam artikel "Sindir Buku Bacaan Anies, Yunarto Wijaya: Depannya 'Demokrasi', Belakangnya Urusan Semen", Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia tersebut juga menambahkan, ketimbang membaca buku, lebih baik Anies menyoroti pengerukan sungai mengingat mulai memasuki musim penghujan.

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X