Fahri Hamzah: Kalau Mau Menyehatkan Cara Mengelola Negara, Back Door dalam Politik Harus Dihentikan

- 21 November 2020, 15:00 WIB
Fahri Hamzah. /Instagram/@fahrihamzah

PIKIRAN RAKYAT - Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah kembali menyoroti sistem pemerintahan dalam kepimimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hadir di kanal YouTube Karni Ilyas Club yang diunggah pada Jumat, 20 November kemarin, Fahri menanggapi beberapa partai politik yang mengambil orang luar untuk dijadikan menteri di kabinet Jokowi.

Menurutnya, sistem tersebut dapat diperbaiki dengan cara transparansi di dalam kabinet, partai politik serta sistem kerja parlemen.

Baca Juga: Ricky Yacobi Meninggal Dunia, Firman Utina Sampaikan Belasungkawa

"Ya itu sistem yang harus diperbaiki, saya kira kalau kita mau menyehatkan cara kita mengelola negara ini, back door dalam politik kita itu mesti dihentikan, dan salah satu back door itu adalah hubungan di dalam kabinet dengan partai politik dan sistem kerja parlemen, itu mesti clear dan transparan semuanya," ujarnya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Ia pun menyarankan agar Presiden Jokowi memiliki penasihat tata negara yang kompeten untuk mengatasi masalah ini.

"Kalau Pak Jokowi mau memperbaiki keadaan ini, dia harus punya penasehat ketatanegaraan yang baik untuk mengembalikan bagaimana sebenarnya presidensialisme kita bekerja," tutur Fahri.

Baca Juga: OJK Catat Kinerja Asuransi Terus Bertumbuh, LRMA: Berdasarkan Kajian 18 Indikator

Fahri pun mengaku kerap melihat sang presiden mengeluh selama masa jabatannya.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X