Sebut Ada Rambu Militer yang Ditabrak, Fahri Hamzah: Kalau Saya Jadi Menhan Ini adalah Lampu Kuning

- 21 November 2020, 12:15 WIB
Politisi kondang tanah air Fahri Hamzah. /Instagram.com/@fahrihamzah

Lebih lanjut, disampaikan Fahri Hamzah, bila dirinya menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) maka, hal tersebut menjadi lampu kuning.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di AS Masih Tinggi, Joe Biden Minta Kongres untuk Berikan Bantuan Darurat

“Kalau saya jadi menhan, ini adalah “lampu kuning” ditabraknya rambu2 militer dalam demokrasi,” tulis Fahri Hamzah.

Menurut Fahri Hamzah, TNI harus mengerti, bahwa tugasnya di tengah masyarakat adalah memelihara perdamaian.

“TNI harus ngerti bahwa tugas dia di tengah rakyat adalah memelihara perdamaian,” tulisnya.

Baca Juga: Sebut KKB Mengancam Eksistensi NKRI, Hidayat Nur Wahid: Mestinya Mengingatkan TNI

“Sebagaimana militer berperang bukan untuk membunuh lawan tapi untuk menjaga perdamaian,” tulis Fahri Hamzah menambahkan.

Untuk diketahui, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman belum lama ini memerintahkan jajarannya mencopot baliho Habib Rizieq Shihab.

Sebagaimana diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, Fadli Zon mempertanyakan kewenangan Pangdam Jaya, yang telah mengeluarkan perintah untuk mencopot baliho Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga: Atletico Madrid Vs Barcelona: Tuan Rumah Patut Waspada, Satu Pilar Barca Siap Diturunkan Lagi

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X